Andalan Kecamatan Pabuaran Belum Bisa Penuhi Kriteria Lomba

PABUARAN – RW 005, Kampung Birai, Desa Tanjungsari, menjadi andalan Kecamatan Pabuaran dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019. Namun, kampung ini belum bisa memenuhi semua kriteria lomba. Tim 3 juri LKBA menemukan banyak kekurangan saat melakukan penilaian, kemarin (11/11).

Tim Juri 3 terdiri dari Sekretaris DPMD Kabupaten Serang Bakhroem, Dewan Redaksi Radar Banten M Widodo, perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf Serang Kapten Arm Siswoyo, perwakilan Polda Banten Iptu Bingonilah, dan Dinas Perkim Kabupaten Serang Estu Astuti.

Kampung Birai masih alami. Tidak terlihat hasil penataan lingkungan. Tong sampah di kampung ini pun hanya ada di halaman depan empat rumah warga. Kondisi ini berbeda dengan pos rondanya yang telah tertata rapi.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Tanjungsari Roni Sahroni mengakui dalam penilaian tahap pertama terdapat banyak kekurangan. Padahal, ia mengakui jika Desa Tanjungsari menjadi andalan di Kecamatan Pabuaran karena pernah menjadi juara II Lomba PKK tingkat Kabupaten Serang tahun 2018.

“Tadi (kemarin-red) memang mendapat catatan dari tim juri. Insya Allah, di penilaian kedua, kami tidak akan mengecewakan. Wajar kami jadi andalan di Pabuaran karena sebelumnya pernah menjadi juara dua,” ujarnya kepada Radar Banten.

Roni menyebutkan beberapa catatan yang disampaikan juri. Antara lain, pembuangan akhir sampah berkaitan dengan gerobak sampah dan lahan, dokumentasi ronda malam, buku tamu dan kentongan di pos ronda

Koordinator tim 3 Bakhroem mengatakan, dilihat sepintas, Kampung Birai layak mewakili Desa Tanjungsari dalam LKBA. “Jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya, ini kondisinya mendukung. Tinggal warganya digerakkan saja,” katanya.

Catatan juri lainnya, ungkap Bakhroem, terkait kebersihan lingkungan Birai yang masih perlu ditingkatkan. “Di penilaian kedua nanti, tentu kami berharap ada peningkatan,” ujarnya. (fdr/don/ags)