Walikota Serang Syafrudin. Foto: Dokumen Radar Banten

SERANG – Hingga pertengahan Februari tahun ini, anggaran baru terserap sebesar satu persen. Meski belum berdampak pada proses perencanaan pembangunan, masalah tersebut menjadi salah satu bahasan evaluasi pada rapat pimpinan (rapim) OPD Pemkot Serang di aula Sekretariat Daerah Pemkot Serang, Rabu (13/2).

Rapat yang dipimpin Serang Syafrudin diikuti seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot. Kepada aparaturnya, Syafrudin menyerukan agar masalah serapan anggaran menjadi perhatian seluruh OPD. “Selain masalah seratus hari kerja walikota dan wakil Walikota, penyerapan anggaran kita evaluasi karena ini salah satu bentuk kinerja,” katanya kepada awak media usai memimpin rapim.

Serapan anggaran yang masih satu persen, dinilai Syafrudin masih dalam batas kewajaran. Sebab, belum banyak proyek besar pembangunan yang dilakukan. “Wajar karena baru pertama sebab yang baru keluar itu bukan anggaran kegiatan (proyek pembangunan-red) akan tetapi baru untuk kegiatan di kantor saja,” ujar pria yang mengawali karirnya sebagai birokrat itu.

Kata Syafrudin, OPD besar seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang sudah tayang proses lelangnya. “Kalau waktu lelang kita belum tahu teknisnya, yang penting saat ini yang lelang sudah tayang dan para pengusaha sudah mengajukan lelang,” ujarnya. (Suproyono/Aas)

BACA selengkapnya di koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id. Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live.