Anggota DPD RI Ali Ridho: Santri Penjaga NKRI

Anggota DPD RI Tb M Ali Ridho Azhari (belakang tengah) bersama santri Pondok Pesantren At Thabraniyyah, Benggala, Kota Serang, Jumat (29/11).

SERANG – Anggota DPD RI daerah pemilihan Banten H. Tb. M. Ali Ridho Azhari, SH., M.I.Kom menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika di Pondok Pesantren At Thabraniyyah, Benggala, Kota Serang, Jumat (29/11).

Hadir pada kesempatan itu Pimpinan Ponpes At Thabraniyyah Kota Serang KH Ali Sobri Manus, Asep Solahudin Ali, Zaenal Haq, para santri, dan warga Benggala.

Ali Ridho selain memaparkan Empat Pilar Kebangsaan, juga berdialog dengan santri dan warga. Bahan senator muda berusia 29 tahun ini memotivasi santri untuk berkiprah dalam pembangunan, seperti masuk ke lembaga pemerintahan, menjadi legislator, dan lainnya.

Seperti dirinya yang pernah belajar di Pondok Pesantren Dar El Qolam, Gintung, selama enam tahun, mampu membuktikan seorang santri bisa menjadi anggota DPD. Karena itu, jati diri seorang santri ia tunjukkan dalam keseharian sebagai legislator. Seperti masuk ke lingkungan pesantren untuk menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. “Santri penjaga NKRI. Berjihad di jalan Allah sejak jaman penjahan dulu,” ungkap Ridho.

Ia menegaskan, Islam adalah agama rahmatan lil’alamin. Jangan benturkan antara Pancasila dengan Islam. Radikalisme juga tidak ada di lingkungan pesantren. Ia tidak suka dan menolak bila ada yang menyebut pesantren sebagai sarang terorisme.

Pada sesi dialog, Ali Ridho mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik dan saran secara langsung. Juga mempersilakan bila ingin menyampaikan langsung ke gedung DPD.

Menjawab pertanyaan warga, Ali Ridho mengungkapkan, dirinya akan intens menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ini kepada masyarakat, termasuk kepada generasi milenial.

Soal pembangunan daerah, ia sudah mengajak para investor untuk menanamkan modalnya ke Banten. Salah satunya ke Kota Serang, agar pajak yang masuk dapat dijadikan untuk melakukan pembangunan di ibukota Provinsi Banten. (aas)