Anggota DPRD Kabupaten Masih Malu Ngantor

SERANG – Pasca pelantikan pada 3 September lalu, kegiatan anggota DPRD Kabupaten Serang belum efektif. Banyak wakil rakyat terutama yang baru masih malu-malu untuk ngantor.

Pantauan Radar Banten, Kamis (12/9) siang, sejumlah ruang komisi DPRD tampak lengang. Hanya sekira empat anggota dewan lama yang berada di ruang komisi II. Di antaranya M Novi dan Kiwan Nuryadi dari Partai Gerindra dan Ahmad Faisal dari PKS. Disinggung soal banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir, M Novi berkelit karena belum ada kegiatan selain belum dibentuknya fraksi dan alat kelengkapan DPRD (AKD). “Ada kok ngantor (anggota DPRD-red). Mungkin lagi pada salat, istirahat makan,” kelitnya.

Soal belum dibentuknya AKD, kata Novi, karena masih menunggu penyusunan fraksi dari Partai Demokrat. “Minggu – minggu ini selesai. Jadwal yang saya terima paripurnanya hari ini, cuman dari Demokrat memberikan surat permohonan diundur,” tukas wakil rakyat yang periode sebelumnya menjabat Ketua Komisi I itu.

Disindir soal anggota DRPD baru yang belum bisa beradaptasi pada lembaga legislasi, Novi memastikan, tidak ada yang kebingungan karena semua dewan sudah mendapat pembekalan dari partai. “Karena masih baru, jadi masih malu malu tapi mau. Kita sudah sharing komunikasi walaupun belum ada penetapan dan penempatan di AKD,” kilahnya.

Senada disampaikan Staf Komisi I DPRD Enceng Suhendar yang mengatakan, belum diisinya ruang komisi karena masih menunggu pembentukan fraksi, sebelum penetapan AKD dan definitif. “Tadinya mau paripurna, tapi Demokrat belum siap. Informasinya,” ujarnya.

Enceng memastikan, sudah banyak anggota DPRD ngantor, hanya tidak menetap di ruang komisi karena belum ada penetapan AKD. “Sudah ramai, tapi enggak stay di ruang komisi. Mungkin kagok mau duduk enggak enak, karena belum tahu komisinya dimana,” jelasnya. (zai)