Angka Laka Kerja di Cilegon Turun, Jumlah Korban Meninggal Tambah Banyak

Kepala Disnaker Kota Cilegon, Erwin Harahap
Kepala Disnaker Kota Cilegon, Erwin Harahap

CILEGON – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon mengungkap angka kasus kecelakaan kerja pada dua tahun belakangan ini terus mengalami penurunan.

Kepala Disnaker Kota Cilegon Erwin Harahap mengatakan, selain tidak lepas dari semakin tingginya tingkat kesadaran perusahaan akan pentingnya keselamatan kerja, juga turut didorong dari upaya pihaknya yang secara gencar mensosialisasikan keselamatan kerja kepada perusahaan.

“Pembinaan dan pengawasan rutin kita perketat, sosialisasi juga kita tingkatkan. Kita coba terus kenalkan keutamaan alat safety, karena terkadang orang itu kan lalai,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (6/1/2016).

Pada tahun 2014, pihaknya mencatat sebanyak 522 kasus kecelakaan kerja. Jumlah itu mampu ditekan sekitar 20 persen, menjadi 402 kasus pada tahun 2015 lalu. Baik itu saat pekerja dalam perjalanan menuju tempat kerja, maupun di dalam areal perusahaan, menjadi objek perhatian Disnaker dalam pencatatan angka kecelakaan kerja.

Dalam klasifikasi data kecelakaan kerja itu, pihaknya juga mencatat angka kecelakaan kerja yang berimbas pada korban yang mengalami cacat hingga meninggal dunia. Kendati jumlah angka kasus menurun, namun angka pekerja yang meninggal dunia dalam kecelakaan kerja tahun 2015 mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 tercatat sebanyak 7 orang yang meninggal dunia dan meningkat menjadi 13 orang korban meninggal dunia pada 2015.

“Kasus kecelakaan kerja itu didominasi oleh kelalaian. Kami juga meminta kepada pekerja, bila tempat dia bekerja alat safety belum dipenuhi, agar melaporkan ke Disnaker, ataupun dengan cara menegur langsung perusahaan. Jadi semua harus saling mengingatkan,” katanya. (Devi Krisna)