Angkat Besi Banten Agendakan Tes Angkatan untuk Pelatda  

0
96
Lifter Banten yang tergabung dalam program PJP KONI Banten Muhammad Nandi berlatih rutin di Sasana Bulldog Gym, Perumahan RSS Pemada, Cipocokjaya, Kota Serang, Kamis (1/2).

SERANG-Cabang olahraga (cabor) angkat besi Banten mengagendakan tes angkatan sekaligus sebagai ajang seleksi bagi lifter yang akan diajukan dalam program pelatda jangka panjang (PJP) KONI Banten 2018. Tes angkatan digelar di Sasana Bulldog Gym, Perumahan RSS Pemda, Cipocokjaya, Kota Serang.

Saat ini cabor angkat besi menempatkan dua lifternya di dalam program PJP KONI Banten. Kedua lifter adalah Abdul Azis (kelas 56 kilogram) dan Muhammad Nandi (kelas 77 kilogram). Posisi kedua lifter tersebut di PJP KONI Banten belum aman lantaran tes angkatan ini akan dijadikan promosi dan degradasi untuk lifter PJP KONI Banten 2018.

Pelatih Angkat Besi Banten Mohammad Yasin mengatakan, bila pada tes angkatan muncul lifter yang mampu menorehkan jumlah angkatan nasional, dipastikan lifter tersebut akan dipromosikan ke dalam program PJP KONI Banten 2018. “Angkat besi hampir sama dengan atletik, yaitu olahraga terukur. Kita sudah bisa memetakan prestasi atlet dengan torehan angkatannya. Kalau ada angkatannya yang bisa bersaing di level nasional, ya kita promosikan. Begitu juga dengan atlet yang sudah ada di PJP sebelumnya, kalau jumlah angkatannya menurun dan tergolong tidak bisa bersaing meraih medali di level nasional, kita degradasikan,” kata pria yang akrab disapa Yasin kepada Radar Banten di Sasana Bulldog Gym, Perumahan RSS Pemada, Cipocokjaya, Kota Serang, Kamis (1/2) sore.

Yasin menambahkan, sejumlah lifter Banten telah memiliki angkatan terbaiknya masing-masing. Abdul Azis mencatat total angkatan seberat 203 kilogram dengan rincian angkatan snatch 99 kilogram dan angkatan clean and jerk seberat 104 kilogram. Untuk Muhammad Nandi, 110 kilogram untuk angkatan snatch dan 147 kilogram angkatan clean and jerk dengan total angkatan 257 kilogram. Angkatan terbaik Rizki Juniansyah, 97 kilogram untuk angkatan snatch dan 120 kilogram untuk clean and jerk. Bramaldi mencatat 100 kilogram untuk snatch dan 116 kilogran untuk clean and jerk. Alif Wildan Hanaf menoreh angatan 108 kilogram untuk snatch dan 138 kilogram untuk clean and jerk. “Walaupun masing-masing atlet sudah memiliki angkatan terbaiknya, belum tentu pada saat tes angkatan hasilnya sama. Bisa jadi lebih atau pas sesuai angkatannya dan bahkan berkurang karena setiap atlet pasti memiliki motivasi tinggi untuk masuk jadi atlet PJP,” jelas mantan lifter nasional itu.

Rizky Juniansyah, atlet angkat besi Banten, mengaku termotivasi merebut tiket promosi masuk sebagai atlet PJP KONI Banten. “Jelas ini momen saya untuk membuktikan diri bahwa saya mampu dan bisa bersaing dengan para senior saya seperti Abdul Aziz dan lainnya. Sebuah impian besar bagi seorang atlet masuk dalam pelatda jangka panjang,” ujarnya.

Untuk menghadapi seleksi nanti, saat ini ia terus intensif latihan setiap pagi dan sore di Sasana Angkat Besi Bulldog Gym. “Bukan hanya menjaga jadwal latihan saja, tapi porsi angkatannya pun saya tambah. Ini supaya angkatan terbaik saya terus bertambah karena target saya tahun ini meraih juara di setiap kejuaraan,” pungkas Rizky. (Andre AP/RBG)