Anomali Cuaca, Bulog Stock Beras Impor

SERANG – Kondisi cuaca yang tidak menentu alias anomali cuaca dikhawatirkan akan mengganggu masa tanam dan masa panen padi. Cuaca buruk belakangan ini dikhawatirkan akan mengganggu ketersediaan beras di Provinsi Banten.

Perkiraan cuaca akan terjadi kemarau panjang tahun ini membuat pemerintah melalui Surat Direktur Bulog kepada Gubernur Banten terkait stok beras di Banten menambah stok beras untuk Provinsi Banten. Sebanyak 40 ton beras sudah tersedia di Gudang Subdrive Bulog Banten yang tersebar di Gudang Sub Drive Bulog Serang, Cikande, dan Malingping.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Ranta Suharta mengatakan beras ini merupakan beras impor dari Thailand, India, Vietnam dan Kamboja. “Kita pastikan stok beras akan aman,” jelasnya, Minggu (10/8/2014).

Stok beras ini dikonsentrasikan untuk menanngulangi kelangkaan beras akibat musim kemarau panjang dan cuaca yang tidak menentu.

Beras impor ini, kata Ranta, mendarat di Banten pada Juli lalu melalui Pelabuhan Cigading. “Persediaan ini untuk memback-up DKI (Jakarta-red). Jika stok berlebih maka bisa disalurkan ke provinsi terdekat,” paparnya.

Menurut Ranta, stok beras tiga bulan belakangan masih aman. “Paling stabil tiga tahun ini. Jika tidak ada kejadian luar biasa Bulog bisa menjualnya,” pungkasnya.
(Wahyudin)