Antisipasi Lonjakan Trafik Akibat Covid-19, Telkomsel Optimalisasi Jaringan 

JAKARTA – Telkomsel mengalamionjakan trafik di tengah situasi pendemi Covid-19. Karena itu, Telkomsel berkomitmen menyediakan layanan berkualitas dan memastikan seluruh infrastruktur jaringan beroperasi optimal guna menjamin kenyamanan berkomunikasi pelanggan.

Sejak diberlakukannya imbauan belajar dan bekerja dari rumah oleh Pemerintah, Telkomsel mencatat telah terjadi lonjakan trafik komunikasi (payload) layanan berbasis data dan digital hingga 5,7 persen  dibandingkan periode sebelum diberlakukannya imbauan tersebut secara nasional. Wilayah operasional yang mengkontribusi kenaikan payload terbesar adalah Area Jabotabek-Jabar dengan mencatat kenaikan sebesar 7 persen.  Sedangkan, untuk layanan voice dan SMS cenderung stabil dibandingkan periode yang sama.

Telkomsel juga mencatat kenaikan trafik komunikasi layanan berbasis data dan digital dikontribusi oleh tumbuhnya payload layanan sistem belajar berbasis daring (e-learning) yang mencapai 236 persen, komunikasi pesan instan sebesar 19 persen, games online sebesar 13 persen  dan layanan digital berbasis cloud storage yang umumnya juga digunakan sebagai penunjang sistem layanan aplikasi bekerja secara daring, yang meningkat hingga 10,4 persen. Sedangkan trafik payload lainnya yang meningkat antara lain pemanfaatan layanan content provider (8,2 persen), digital advertising (7,5 persen), video streaming (7.3 persen), dan browsing (5,2 persen).

Vice President Network Operation & Quality Management Area Jabotabek Jabar Awal Rachman Chalik mengatakan, Telkomsel terus mengambil peran aktif dalam memastikan kualitas jaringan dan layanan terdepan terutama yang mendukung akses layanan broadband dan digital bagi masyarakat dan Industri.

Di wilayah operasional Jabotabek Jabar, Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan lebih di 5.250 site dengan beragam aktivitas peningkatan kapasitas jaringan, seperti upgrade bandwidth 4G LTE dan pembangunan BTS baru. Dari seluruh upaya peningkatan kapasitas jaringan yang mencapai 9.200 aktivitas dilakukan di seluruh wilayah Jabotabek, Banten, dan Jabar tersebut lebih dari 35 persen dilakukan untuk kawasan residential atau permukiman. 

Penambahan site baru dan peningkatan besar bandwidth paling tinggi dilakukan di wilayah Jawa Barat, disebabkan wilayahnya yang luas dengan sebaran areal pemukiman yang cukup banyak. Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta fokus yang dilakukan oleh Telkomsel adalah peningkatan bandwidth sebanyak 2.380 titik yang tersebar di Kawasan central Jabotabek.

“Walapun bekerja dan belajar dari rumah, kami yakin masyarakat juga bisa tetap produktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan ekosistem digital. Telkomsel akan terus berkomitmen menjamin kelancaran layanan komunikasi agar masyarakat tetap terhubung dan saling menguatkan serta memberi kabar kepada sanak saudara.Kami berharap kita semua bisa bersama dan bahu membahu melawan Covid-19 ” ungkap Awal. (aas)