Antisipasi Penyebaran Covid-19, Seba Baduy Digelar Tertutup

0
1819

LEBAK – Untuk mencegah kerumunan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak memutuskan Seba Baduy akan digelar secara tertutup pada Jumat (21/5). Upaya tersebut untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 dan munculnya klaster baru di Lebak.

Kepala Disbudpar Lebak Imam Rismahayadin menyatakan, pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan pemerintah desa Kanekes dan tokoh adat Baduy untuk membicarakan teknis Seba Baduy 2021. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, Seba Baduy akan dilaksanakan secara tertutup dan dengan peserta yang terbatas.

“Seba Baduy tetap dilaksanakan. Teknisnya sama dengan tahun lalu (2020), karena masih pandemi maka Seba Baduy akan dilaksanakan tertutup,” kata Imam kepada Radar Banten, Kamis (20/5).

Dijelaskannya, untuk jumlah warga Baduy yang ikut dalam ritual Seba Baduy masih dikomunikasikan dengan pemerintah desa dan tokoh adat Baduy. Harapannya, jumlah warga yang mengikuti tradisi tersebut tidak lebih dari 20 orang. Bahkan, Pemkab Lebak tidak melakukan penyambutan kepada masyarakat adat Baduy.

“Jadi, nanti masyarakat Baduy datang ke pendopo langsung menyerahkan seserahan (hasil bumi) dan langsung berangkat lagi,” ungkapnya.(Mastur)