Anwar Mas’ud Kembalikan Fasilitas Negara

Mantan asda I Pemprov Banten Anwar Mas’ud (kiri) berbincang dengan salah satu pegawai di Masjid Raya Albantani, kemarin.

SERANG – Sejak mengajukan pengunduran diri sebagai Asda I Pemprov Banten pada 1 November, kemarin Anwar Mas’ud kembali ke Pemprov Banten. Kedatangannya untuk melakukan silaturahmi dan mengembalikan fasilitas negara yang digunakannya selama menjabat.

Pantauan Radar Banten di lapangan Masjid Raya Abantani, Anwar terlihat masih menggunakan kendaraan dinas dengan nomor polisi A 1336 saat datang ke Masjid Raya Albantani, KP3B, untuk menunaikan salat Jumat.

Usai salat Jumat, Anwar mengakui bahwa dirinya sudah mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Ya sudah (mengajukan surat), sekarang menunggu proses,” kata Anwar kepada Radar Banten, Jumat (9/11).

Terkait kedatangannya ke Pemprov Banten, Anwar mengaku sengaja datang untuk melakukan silaturahmi dengan pejabat dan pegawai di Sekretariat Daerah Pemprov Banten serta berencana mengembalikan semua fasilitas negara. “Ya, mau silaturahmi saja,” jawabnya singkat.

Ia pun sempat mengungkapkan kondisi kesehatannya yang sempat memburuk sehingga menjadi dasar baginya mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai asda I. “Saya sempat dihubungi sejumlah wartawan dalam beberapa hari ini, tapi saya memang lagi fokus menjaga kesehatan sehingga mohon maaf tidak sempat membuka HP,” ungkapnya.

Kedatangan Anwar Mas’ud di Masjid Raya Albantani sempat mengagetkan sejumlah ASN Pemprov, beberapa bahkan langsung bersalaman dan menanyakan kondisi kesehatan mantan asda I ini. Sambil menunggu proses dari BKD, Anwar pun mengaku secepatnya mengurus tanggung jawabnya sebelum surat pensiun dirinya sebagai ASN resmi keluar. Termasuk mengembalikan kendaraan dinas dan semua fasilitas milik negara yang diperolehnya sebagai asda I.

Sementara itu, Penjabat Sekda Banten Ino S Rawita menyambut baik perkembangan kesehatan Anwar Mas’ud. Menurutnya, keputusan Anwar mengundurkan diri adalah hak setiap ASN. “Beliau sudah mengambil keputusan, kita doakan yang terbaik untuk beliau,” katanya.

Ia berharap, apa yang dilakukan Anwar patut dijadikan teladan oleh semua ASN di Pemprov Banten. Meskipun telah mengajukan surat pengunduran diri, Anwar tetap menjaga silaturahmi di tengah kondisi kesehatannya yang belum 100 persen membaik. “Termasuk bagaimana beliau mengurus semua kewajibannya (mengembalikan fasilitas) sebelum pensiun,” jelas Ino.

Sebelumnya, Kepala BKD Banten Komarudin menuturkan, alasan pengunduran diri Anwar Mas’ud berkaitan dengan masalah pribadinya. “Alasan Pak Asda I mengundurkan diri karena masalah kesehatan,” kata Komarudin kepada wartawan usai rapat koordinasi dengan Komisi I DPRD Banten, Kamis (8/11). (Deni S/RBG)