APAR Kurang Banyak, Kepala Damkar: PT Dover Rada Nakal!

Kepala Damkar Kota Cilegon Habibullah Alfarisy
Kepala Damkar Kota Cilegon, Habibullah Alfarisy .

CILEGON – Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon, Habibullah Alfarisy menganggap pabrik kimia PT Dover Chemical tak serius dalam menanggapi masukan dari Damkar Kota Cilegon. Pasalnya, sejumlah alat pemadam kebakaran yang dimiliki PT Dover belum juga memenuhi standar.

Padahal, petugas Damkar sudah menekankan pada PT Dover Chemical agar cepat melengkapi dan memperbaiki alat-alat pemadam kebakaran yang sudah tak berfungsi. “PT Dover tersebut memang rada nakal,” ujar Habib pada media, Sabtu (5/3/2016).

“Beberapa alat proteksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan,red) kurang banyak, karena pabrik itu kan luas. Idealnya jika ingin aman, harusnya PT Dover menyesuaikan APAR dengan luas area produksi pabrik kimia tersebut. Selain APAR, CCTV juga kurang banyak karena PT Dover hanya memiliki satu. Istilahnya, PT Dover belum memenuhi standar keamanan,” tuturnya.

Sebenarnya, lanjut Habib, sejak November 2015, tim Damkar yang memeriksa di PT Dover sudah mengingatkan dan melakukan pembinaan. Dan agar pabrik kimia tersebut melengkapi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Damkar. Tapi mereka kurang merespon baik LHP yang Damkar buat.

“Meskipun begitu, saat itu mereka mengakui kesalahannya akan fasilitas keamanannya. Dan PT Dover berjanji akan memperbaiki dan melengkapi LHP dari kami. Tapi mereka mengabaikan LHP kami. Sehingga ledakan yang terjadi Februari lalu memakan korban jiwa dan kepanikan warga sekitar,” ucapnya. (Ade Faturohman)