Apes, Belum Bawa Kabur Motor Terpergok Pemilik Rumah

TEPERGOK: Petugas Satreskrim Polresta Mojokerto melakukan olah TKP lokasi pencurian, di Jalan Batok, Perumnas Wates, Kec. Magersari, Senin (1/5) (FARISMA/Jawa Pos Radar Mojokerto)

DUA pencuri ini benar-benar apes, belum sempat membawa kabur motor yang dicurinya, pelaku sudah terpergok pemilik rumah yang kebetulan baru datang dari luar kota.

Aksi pencurian dengan membobol rumah yang ditinggalkan penghuninya itu terjadi di kawasan perumahan, di Jalan Batok, Perumnas Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin siang (1/5).

Dua pelaku, Rokhmad Budiono, 36, warga Surabaya, dan Sudiro, 45, warga Jombang berhasil diringkus polisi setelah terpergok Sugiharto, 43, sang pemilik rumah yang datang dari luar kota sebelum keduanya kabur. Bahkan kedua pelaku pun sempat dihajar warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Peristiwa pencurian berawal saat Sugiharto pulang liburan bersama sang istri dari Surabaya. Saat mendekat rumah, kecurigaannya muncul lantaran di depan rumahnya, pelaku Sudiro, satu dari 2 pelaku berada di depan pintu gerbang rumah yang sudah terbuka.

Benar saja, setelah kendaraannya berhenti di depan rumah, korban melihat pelaku kedua bernama Rokhmad berada di dalam rumah hendak mengambil motor Honda Vario pink dengan nomor polisi S 5356 TE yang sudah berada di depan teras. Tanpa pikir panjang, sejurus kemudian dia langsung meneriaki kedua pelaku, hingga terdengar warga dan pengendara yang melintas di depan rumah.

Tentu saja teriakan pemilik rumah itu membuat kedua pelaku kalang kabut dan mencoba melarikan diri dengan motor Yamaha Vixion putih. Sugiharto pun tak tinggal diam. Secara cepat menabrakkan mobil Toyota Avanza nomor polisi W 387 BO pada motor yang dikendarai kedua pelaku hingga terjatuh. Namun, pelaku yang sempat jatuh, langsung bangkit dan melarikan diri. Sudiro, berhasil melarikan diri dengan merampas motor Honda Beat milik warga lain yang melintas.

Sedangkan, Rokhmad dikeroyok warga yang geram hingga pelaku tersungkur sebelum akhirnya petugas Polresta Mojokerto datang mengamankan situasi. ’’Saya lihat satu orang ada di depan menunggu, dan satunya lagi sudah mengambil motor, tapi masih di teras, belum sampai keluar gerbang,’’ kata Sugiharto kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Selang 15 menit kemudian, satu pelaku yang semula melarikan diri akhirnya tertangkap di Perumahan Magersari Indah, Kelurahan/ Kecamatan Magersari. Dia dikejar warga hingga 3 kilometer dari lokasi awal, dan lagi-lagi mendapat bogem mentah dari warga yang geram akan aksinya. Hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan petugas ke Mapolresta Mojokerto. ’’Cuman motor itu saja yang akan dicuri. Tidak ada barang berharga lain yang hilang kok,’’ imbuh pegawai salah satu bank swasta di Kecamatan Krian, Sidoarjo ini.

Sugiharto menambahkan, diperkirakan kedua pelaku berhasil masuk ke dalam rumah dengan mencongkel gembok dan pintu dengan menggunakan obeng. Pasalnya, saat aksi kejar-kejaran berlangsung, pelaku RK sempat mengeluarkan dua buah obeng panjang untuk melawan, namun keburu diringkus warga.

Padahal, dia sudah memberikan kunci dobel baik di pintu gerbang maupun pintu rumah agar tidak lagi kebobolan maling untuk kedua kalinya. ’’Lima bulan lalu rumah saya sempat diobok-obok maling yang mencuri perhiasan milik istri saya. Tadi, saya lihat ada dua obeng panjang mau ditusukkan ke tubuh saya tapi meleset,’’ pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kedua pelaku sedang dalam pemeriksaan intensif Satreskrim Polresta Mojokerto. Besar kemungkinan kedua pelaku juga sempat menyatroni rumah warga lain di lokasi yang berbeda. (far/ris/JPG)