Apes…Jual Motor Bodong ke Polisi

0
687 views
Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SERANG – AI (22), nekat memasarkan motor hasil curian melalui media sosial (medsos) Facebook. Jumat (13/3), Al dan rekannya HN (20), diringkus usai terpancing umpan polisi.

Kamis (12/3), AI mengunggah foto satu unit motor Honda Beat di laman Facebook. Motor tersebut oleh Al ditawarkan seharga Rp3 juta. Harga tersebut lebih murah dari harga pasaran.

Unggahan itu mengundang kecurigaan polisi. Penyelidikan pun dimulai. Seorang anggota Polsek Curug diperintahkan untuk memancing Al bertemu. Dia kemudian mengirim pesan ke akun Facebook milik Al.

Saat bertukar pesan, polisi sempat menyinggung mengenai surat kendaraan. Tetapi, AI menjawabnya tidak ada. Kecurigaan polisi semakin kuat. Rencana penjebakan pun disusun.

AI diajak untuk COD (cash on delivery) alias bertemu langsung. Pemuda asal Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang itu setuju. Lokasi pertemuan disepakati di Kampung Keramat Palempat, Kelurahan Curug, Kota Serang. Al kemudian mengajak HN untuk menemaninya.

“Ada dua orang di lokasi yang kita amankan. Keduanya diketahui membawa dua unit motor bodong,” ujar Kapolsek Curug Inspektur Polisi Satu (Iptu) Shilton, Minggu (15/3).          

Keduanya tak berkutik saat disergap polisi. Al dan HN bersama dua unit motor bodong dibawa ke Mapolsek Curug. “Ada dua unit motor lain yang kita amankan dari kedua tersangka. Total ada empat unit motor,” kata mantan Kanit Tipikor Satreskrim Polres Serang tersebut.

Kasus motor curian itu masih dikembangkan polisi untuk mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut. “Kita masih lakukan pengembangan,” ucap Shilton.

Sementara soal pemilik kendaraan masih diselidiki. Soalnya, nomor mesin kendaraan telah dirusak pelaku. “Nomor mesinnya sudah tidak ada. Kemungkinan sudah dirusak dengan mesin gerinda,” tutur Shilton.

Al dan HN kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Curug. Keduanya dijerat dengan Pasal 481 KUH Pidana. (mg05/nda/ags)