Apes! Niat Godain Cewek SMK, Pemuda Pengangguran Nyaris Dihajar Massa

SERANG – Apes, kata itu tepat untuk menggambarkan nasib yang menimpa Fajar Ikhawana (25). Pemuda asal Tegal, Jawa Tengah, itu terpaksa berurusan dengan Kepolisian. Karena ulahnya menggoda salah seorang siswi SMK yang sedang menunggu angkutan umum di lingkungan Kemang, Kelurahan Penancangan, Kota Serang. Ia hampir diamuk massa, lantaran siswi tersebut ketakutan, sontak warga sekitar curiga dan meneriaki pelaku sebagai penculik.

Fajar mengaku hanya ingin menggoda siswi SMK tersebut bukan untuk menculiknya. “Saat itu saya sedang duduk di sekitar Kemang dan melihat cewek cantik. Saya godain, malah ia lari ke rumahnya sambil teriak ketakutan. Padahal saya ingin megang saja sambil godain. Soalnya siswi tersebut cantik banget. Siswi tersebut kaget saat dia lihat muka saya, ia takut dan lari ke rumahnya sambil teriak minta tolong. Dan saya kejar, namun disangka warga nyulik. Gak mungkin kan, dia udah gede, masa menculik anak,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Serang Kota, Selasa (4/4).

Fajar juga mengaku sudah dua bulan tinggal di Kota Serang sebagai pekerja serabutan, sebelumnya tukang bangunan. “Saat ini saya nganggur, tidur di mana saja. Saya seminggu ini minta-minta di sekitar Pasar Rau. Saya mah apa saja dikerjain lah, yang penting halal. Kadang di pasar juga bantuin ibu-ibu bawa barang belanjaan,” katanya.

Satlantas Serang Kota AKP Rifki Septian menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Saat itu ada petugas Satlantas yang bertugas di lokasi, sebab korban berteriak minta tolong. Untuk menghindari amukan massa, terpaksa petugas menggiring pelaku ke Satreskrim Polres Serang Kota. “Saat itu petugas respon cepat, sebab warga langsung berkerumun, khawatir ada pemukulan atau lainnya, warga mengira ada penculikan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Panji Firmansyah membenarkan adanya laporan dugaan penculikan tersebut dan telah melakukan pengamanan terhadap terduga pelaku. Meski begitu, pihaknya belum meyakini kasus penculikan tersebut. “Iya betul, tapi itu masih isu dan kami juga belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan korban. Saat ini korbannya sedang sekolah,” katanya.

Selain meragukan, Panji mengungkapkan, pihaknya juga belum mendapatkan laporan secara resmi dari korbannya. Untuk itu, pihaknya masih menyelidiki kasus penculikan tersebut. “Laporannya juga belum ada,” tandasnya. (Ade F/adesulhan@gmail.com)