Aptrindo Banten Menolak Larangan Truk Beroperasi

Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SERANG – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Provinsi Banten menolak larangan operasi truk selama sepekan mulai 30 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016 sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan (Menhub) No : SE 48 Tahun 2015 tentang Pengaturan Lalu Lintas dan Larangan Pengoperasian Kendaraan Angkutan Barang pada Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Menurut Aptrindo, keputusan tersebut dinilai sangat mendadak dan merugikan pengusaha. “Kita ke sini ingin minta kebijakan dispensasi soal surat edaran Menhub, karena hal ini sangat merugikan kita,” kata Ketua Aptrindo Banten, Muhammad Syaiful Bahri, Selasa (29/12/2015).

Menurut Syaiful, seharusnya Menhub atau melalui Dishub Provinsi Banten melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar para pengusaha tahu harus bersikap seperti apa. Aptrindo pun merasa kecewa dengan keputusan Menhub tersebut karena alasan kemacetan. “Karena kemacetan, kenapa yang menjadi korban para pengusaha industri dan lainnya? Padahal macet total terjadi di semua daerah,” paparnya.

Aptrindo mengaku para pengusaha juga mengaku mengalami kerugian dalam sehari mencapai Rp5 miliar akibat larangan tersebut. Itu dihitung dari kerugian per truk jika tidak beroperasi selama satu hari mencapai Rp1 juta. Sedangkan yang beroperasi mencapai 5.000 truk.

Syaiful mengaku sudah mendatangi Dishub Provinsi Banten untuk menyampaikan aspirasi tersebut, namun sayangnya pihak Dishub tidak memberikan tanggapan yang diharapkan. (Bayu)