Area Kebakaran TPSA Bagendung Meluas

0
210 views
Foto udara kondisi TPSA Bagendung yang terbakar sejak Sabtu (3/8) hingga Selasa (6/8) belum juga tertangani. Bahkan area kebakaran semakin meluas. Foto Qodrat Radar Banten

CILEGON – Sudah empat hari Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kecamatan Cilegon, mengalami kebakaran. Area yang terbakar pun kini semakin luas dari sekira sebelumnya 2.000 meter menjadi sekira 6.000 meter persegi.

Sejak terbakar Sabtu (6/8) lalu, TPSA Bagendung terus mengepulkan asap tebal. Petugas pemadam kebakaran (damkar) dari berbagai unit sudah dikerahkan. Mulai dari milik Pemkot Cilegon, Pemkab Serang, hingga sejumlah industri. Petugas sudah menghabiskan sekira 60 tangki air untuk memadamkan api.

Api di permukaan memang selalu berhasil dipadamkan. Namun, kobaran api yang berada dalam tumpukan sampah belum sepenuhnya ditaklukkan oleh tim pemadam kebakaran. Akibatnya, sampai tadi malam, asap tebal masih mengepul dari sela-sela sampah.

Walikota Cilegon Edi Ariadi untuk kedua kalinya meninjau TPSA Bagendung. Berdasarkan pemantauannya, Selasa (6/8), Edi menjelaskan bahwa area yang terbakar telah mencapai 6.000 meter persegi. Dengan seluas itu, diperkirakan ada 40 ribu meter kubik sampah yang dilalap si jago merah.

Untuk menyikapi persoalan tersebut, Pemkot Cilegon telah meminta bantuan kepada sejumlah industri di Kota Cilegon dan Pemkab Serang. Hasilnya tambahan tujuh unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menaklukkan api. “Selain itu, untuk hari ini (kemarin), suplai tujuh tangki air juga disiagakan,” ujar Edi kepada wartawan, Selasa (6/8).

Menurut Edi, perlu ada perubahan pola pemadaman. Petugas pemadam harus mampu melakukan penyisiran dari atas hingga bagian bawah tumpukan sampah. Dengan seperti itu, api yang berada di bawah tumpukan sampah diharapkan bisa padam. “Mudah-mudahan bisa segera selesai,” ujarnya.

Kepala Dinas Damkar Kota Cilegon Nikmatullah mengapresiasi bantuan industri dan Pemkab Serang yang telah ikut mengerahkan sembilan unit mobil pemadam. Pihaknya pun terus menyiagakan sebanyak 30 personel guna memadamkan api. “Dengan total semua kekuatan kami berharap kebakaran bisa segera tertangani. Dengan disisir dari bawah, mudah-mudahan air bisa masuk dan mati apinya,” ujar Nikmatullah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing menuturkan, hingga tadi malam pukul 19.00, asap masih keluar dari dalam tumpukan sampah. Meski begitu upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan. “Belum tuntas, masih keluar asap,” ujar Ujang Iing.

Menurutnya, meski area kebakaran tampak meluas, tetapi volume asap sudah mulai lebih berkurang bila dibandingkan hari sebelumnya. “Kami berharap api benar-benar bisa ditangani sehingga persoalan yang sudah berlangsung selama empat hari ini bisa segera selesai,” harap mantan camat Ciwandan ini. (bam/ibm/ags)