Geng
arisan di berbagai kalangan memang sudah menjamur di mana-mana. Mulai dari
kalangan arisan keluarga, selebrita, hingga ibu-ibu sosialita. Seperti kelompok
ibu-ibu sosialita yang ada di Serang Banten. Bhayangkari 33 Squad, nama
kelompok arisan ibu-ibu cantik itu. Arisan yang sudah berjalan selama dua tahun
itu punya ciri khasnya sendiri.

Mereka adalah kelompok arisan para istri anggota Polri angkatan 33 yang ada di Banten. Jangan berpikir kalau mereka hanyalah ibu rumah tangga biasa. Justru mereka kebanyakan adalah wanita karir. Bukan hanya tinggal di Kota Serang, anggota arisan tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Cilegon bahkan Jogjakarta.

Meski begitu, para wanita dengan rentang usia 25-30 tahun itu terlihat kompak. Di setiap kegiatan arisan, mereka selalu punya seragam atau dress code. Aturan itu harus diikuti seluruh anggota arisannya, tapi tidak begitu mengikat.

“Arisan
ini sudah berjalan selama dua tahun dan sudah memasuki periode kedua. Tujuan
arisan ini untuk menjalin silaturahmi, supaya kekeluargaan semakin erat karena
kita merupakan istri anggota polisi satu angkatan yang ada di wilayah hukum
(wilkum) Polda Banten. Jumlah anggota kelompok arisan ini baru 24 orang,” ujar
Dita Fertiyantie, Ketua Kelompok Arisan Bhayangkari 33 Squad. 

“Untuk seragam atau dress code yang kita pakai itu setiap bulannya berbeda-beda. Contohnya, kita hanya mengambil warna bajunya atau nuansa warna bajunya mau seperti apa, mau motif atau garis-garis. Tema dress code yang pernah kita ambil itu ada peach, kuning, merah, hitam, kotak-kotak, bahkan bebas pun pernah jadi dress code kita. Jadi, enggak setiap arisan selalu memakai dress code,” jelas Dita, pegawai Diskominfo Kota Serang. 

Kelompok arisan Bhayangkari 33 Squad itu punya jadwal kegiatan setiap sebulan sekali, yang dikocok di minggu ketiga. Selain kegiatan arisan, mereka juga punya kegiatan lain di luar jadwal arisan.

“Biasanya kita di setiap pertengahan arisan mengadakan bakti sosial, memberikan santunan ke yayasan yatim piatu. Rencananya bulan depan kita sekalian mau mengadakan pengajian, nanti kumpulnya sambil mengaji bareng-bareng. Supaya ada faedahnya sewaktu kumpul,” kata ibu satu anak itu.

Tempat arisan kelompok itu pun bervariasi, kadang di rumah, di tempat makan, atau di kafe. “Kita juga sering mengambil tempat di kafe, tapi kafenya harus yang hit dan instagramable. Biasanya sebelum memilih tempat untuk arisan kita sering melihat di Instagram, kafe yang kekinian dan recommended. Supaya ketika kita update pun orang-orang jadi mau ke tempat itu,” imbuh Erni Yusnita, anggota arisan Bhayangkari 33 Squad.

Bhayangkari 33 Squad saat berkumpul di salah satu rumah makan di Kota Serang.

Kelompok tersebut punya alasan kenapa membuat arisan bertema. Erni Yusnita, atau yang akrab disapa Nita mengatakan, alasan memakai dress code setiap kali arisan itu supaya kompak, lebih matching, dan biar kekinian. “Pengalaman ketika mencari dress code untuk arisan ini, kadang kalau misalkan kita bajunya ada yang lebih dari satu saling pinjam. Soalnya, badan kita semuanya hampir sama. Selain itu juga karena kita sudah seperti keluarga satu sama lain. Tapi, ada juga yang harus sampai beli sih,” terang ibu anak satu itu.

“Untuk menentukan pilihan dress code, kita ambil suara terbanyak, kita melakukan voting gitu. Nah, pilihan akhirnya diambil dari suara terbanyak. Jadi, keputusan yang diambil hasil keputusan bersama, kalau yang lain mau warna merah ya kita pakai dress code merah. Alhamdulilah enggak pernah berantem untuk mengambil pilihan baju. Berharap jangan sampai sih,” lanjut Nita. 

Setiap kali kumpul arisan, wanita yang tinggal di perumahan Queen Garden Kota Serang itu bilang, obrolan berkisar kehidupan sehari-hari. “Kita sharing tentang kerjaan, kan kita kerjaannya pada di beda tempat. Terus keluarga, suami juga kan satu kerjaan cuma beda wilayah saja. Terus suka dukanya arisan berseragam ini, kadang nyatuin keinginan itu susah. Yang satu maunya ini, tapi yang satu lagi maunya yang lain. Nah, kalau sudah seperti itu kita cari jalan tengahnya supaya masuk ke seluruhnya,” tambah Nita. (Hellen-Zetizen/Zee)