Asda I Mundur, Jabatan Kosong di Pemprov Bertambah

Anwar Mas’ud

SERANG – Pemprov Banten tahun ini banyak kehilangan pejabat penting. Beberapa di antaranya karena memasuki purnatugas (pensiun). Ada pula sejumlah pejabat yang memilih pergi dari Pemprov dengan mengajukan pengunduran diri.

Awal November ini, Asda I Pemprov Banten Anwar Mas’ud telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Pengunduran diri Anwar sudah diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten per 1 November 2018.

Menurut Kepala BKD Banten Komarudin, alasan pengunduran diri Anwar Mas’ud berkaitan dengan masalah pribadi. “Alasan Pak Asda I mengundurkan diri karena masalah kesehatan,” kata Komarudin kepada wartawan usai rapat koordinasi dengan Komisi I DPRD Banten, Kamis (8/11).

Menindaklanjuti surat pengunduran diri Anwar Mas’ud, lanjut Komarudin, pihaknya langsung memproses sesuai aturan yang berlaku. “Pak Asda I sebenarnya baru akan pensiun tahun depan. Jadi kalau sekarang mengundurkan diri dari jabatannya, beliau harus jadi staf biasa. Namun karena usianya sudah 58 tahun, kami memproses pengunduran diri beliau menjadi pensiun dini sebagai ASN,” ungkapnya.

Komarudin menambahkan, jabatan asda I yang ditinggalkan Anwar Mas’ud diisi sementara oleh pelaksana tugas. “Sekarang masih diproses pengunduran dirinya, tugas-tugas asda I dilakukan oleh plt,” ungkapnya.

Pengunduran diri Anwar Mas’ud menambah panjang daftar jabatan kosong di Pemprov Banten. Saat ini sejumlah jabatan kosong di Pemprov belum terisi karena lelang jabatan belum bisa dilaksanakan.

“Lelang jabatan belum bisa dilakukan karena menunggu pembentukan panitia seleksinya. Kami upayakan agar tahun ini jabatan sekda dan sejumlah kepala OPD yang kosong bisa segera dilelang,” tuturnya.

Berdasarkan data BKD Banten, Anwar Mas’ud menjadi pejabat ketiga yang mengajukan pengunduran diri. Sebelumnya pada Agustus 2018, Sekda Banten Ranta Soeharta dan Kepala Pelaksana BPBD Banten Sumawijaya mengundurkan diri karena maju sebagai calon anggota legislatif Pemilu 2019.

Penjabat Sekda Banten Ino S Rawita membenarkan bahwa pengunduran diri Anwar Mas’ud karena alasan kesehatan. “Pak Anwar sudah laporan ke saya terkait pengunduran dirinya, sekarang tengah diproses oleh BKD,” ungkapnya.

Untuk sementara, Ino melanjutkan, jabatan asda I diisi oleh plt. “Sejak 1 November, Pak Samsir (Asda III) rangkap menjadi plt asda I,” ujar Ino.

Sebelumnya, Anwar Mas’ud dalam beberapa kesempatan mengakui bahwa kesehatannya semakin menurun sehingga mengganggu dirinya dalam menjalankan tugasnya sebagai asda I Pemprov Banten.

Berdasarkan catatan Radar Banten, selain jabatan sekda Banten dan kepala pelaksana BPBD Banten yang kosong, jabatan kepala OPD juga banyak yang kosong, di antaranya jabatan kepala BPKAD (Nandy Mulya pensiun September), jabatan kepala Biro Perekonomian (M Natsir Azis pensiun Oktober), jabatan kepala DPMD (Sigit Suwitarto dipecat gubernur), jabatan kepala Dinkes (Sigit Wardojo terseret kasus hukum), dan terbaru jabatan asda I yang ditinggalkan Anwar Mas’ud. (Deni S/RBG)