ASTRA TOL Tamer Gelar Simulasi

0
2564
Petugas Astra Tol Tamer melakukan evakuasi korban kecelakaan saat workshop dan Simulasi Kesiagaan Tanggap Darurat di Kantor Gerbang Tol Cilegon Timur, Rabu (2/12).

Keselamatan Lingkungan Kerja

CILEGON – ASTRA Tol Tangerang-Merak (Tamer) melaksanakan workshop dan Simulasi Kesiagaan Tanggap Darurat (KTD) di Kantor Gerbang Tol Cilegon Timur. Kegiatan ini upaya meningkatkan kewaspadaan dan kompetensi karyawan.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan karyawan yang bertugas di lingkungan operasional dengan tetap menggunakan alat pelindung diri. Hadir sebagai pemateri pada workshop di hari pertama, Selasa (1/12), Kepala Sub Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ade Kusnadi dan Kepala IGD RS Krakatau Medika dr Devy Nugraha.

Di hari kedua, Rabu (2/12), dilakukan simulasi KTD dengan skenario kondisi kebakaran di lingkungan kantor dan menjalar ke seluruh lantai dua bangunan. Pada pelaksanaannya, disimulasikan terdapat korban dengan penanganan pertolongan pertama, evakuasi korban, dan pemadaman api menggunakan hydrant yang tersedia di Kantor Gerbang Cilegon Timur yang kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Departemen Manajemen Humas dan CSR Astra Infra Tol Tangerang-Merak Rawiah Hijjah mengatakan, kegiatan melibatkan instansi mitra kerja yang juga bertugas untuk penanganan situasi darurat. “Kegaitan dilakukan untuk kesiapsiagaan penanganan kondisi darurat sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” ujarnya melalui rilis kepada wartawan, Kamis (3/12).

Kata dia, kegiatan simulasi melibatkan unit kerja terkait serta tim BPBD Kabupaten Serang dengan penanganan kondisi tanggap darurat sesuai prosedur yang ada pada penerapan emergency response plan, agar keberlangsungan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik.

Pada akhir sesi dilakukan evaluasi terhadap seluruh proses simulasi yang disampaikan observer dari Emergency Response Team ASTRA Tol Tangerang-Merak dan tim BPBD Kabupaten Serang. “Evaluasi kegiatan bertujuan untuk menyampaikan masukan dan saran perihal aktivitas simulasi agar penerapan prosedur Tanggap Darurat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (fdr/don)