Direktur Astratel Wiwiek D. Santoso

SERANG – Sejak tahun 2005, PT Astratel kuasai sebesar 79,3 persen saham PT Marga Mandala Sakti (MMS) yang merupakan operator ruas Jalan Tol Merak-Jakarta.

Direktur Astratel Wiwiek D. Santoso melalui siaran pers, Rabu (20/1/2016) malam mengatakan, investasi dalam bidang infrastruktur tidak hanya untuk melengkapi dan menyeimbangkan bisnis Astra, tetapi juga untuk mewujudkan cita-cita Astra untuk kesejahteraan bersama.

“Melalui pembangunan infrastruktur yang baik, misalnya jalan tol, diharapkan terjadi peningkatan aktivitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut juga lebih baik,” katanya.

Wiwik menjelaskan, PT MMS sebagai anak sulung selalu berupaya menjadi contoh bagi ruas tol milik Astratel dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

“Kami selalu menjaga layanan prima untuk pelanggan dan tata kelola perusahaan yang baik,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini ada enam perusahaan yang dimiliki oleh Astratel dan empat diantaranya merupakan jalan tol yakni PT Marga Mandalasakti (MMS), PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) untuk pengelolaan ruas tol Mojokerto-Jombang, PT Marga Trans Nusantara (MTN) ruas tol Kunciran – Serpong, dan Trans Marga Jateng ruas tol Semarang-Solo.

Selain itu, PT Pelabuhan Penajam Banua Taka yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur adalah pelabuhan yang telah siap digunakan sebagai Pusat Logistik Berikat untuk melayani kebutuhan di sektor minyak dan gas bumi. Dan PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) yang bergerak di bidang penyedia air minum yang melayani wilayah DKI Jakarta bagian barat. (Fauzan Dardiri)