Asyik, 325 Guru PAUD di Kabupaten Serang Dikuliahkan

0
1.132 views
Bupati Tatu didampingi Kepala Dindikbud Ahmad Saepudin menyerahkan dana insentif untuk guru PAUD secara simbolis di aula Tubagus Suwandi, Setda Serang, Selasa (27/12).

SERANG – Beasiswa sarjana untuk 325 guru PAUD diberikan tahun 2017. Program itu adalah upaya Pemkab Serang untuk mengentaskan pendidikan ribuan guru PAUD. Hingga tahun ini, dari 2.802 guru PAUD di Kabupaten Serang, sebanyak 1.800 orang di antaranya belum sarjana.

“Di tahun 2017, kita anggarkan program beasiswa untuk 325 guru PAUD. Nilainya, per guru PAUD Rp5 juta per tahun,” kata Bupati Ratu Tatu Chasanah dalam acara silaturahmi Forum PAUD-Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kabupaten Serang 2016 di aula Tubagus Suwandi, Setda Kabupaten Serang, Selasa (27/12).

Dalam acara yang diikuti oleh ratusan guru PAUD dan pengurus organisasi guru PAUD dan guru MDA itu, Tatu menyerahkan bantuan APE outdoor, sound system, dan insentif untuk guru PAUD secara simbolis. Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Ahmad Saepudin dan Kepala Bidang (Kabid) PAUD Formal dan Informal (PAUDNI) Dindikbud Kabupaten Serang Aber Nurhadi.

Tatu mengakui, Pemkab Serang belum menunjuk kampus tempat ratusan guru PAUD penerima beasiswa melanjutkan pendidikan. Namun, dia memastikan bahwa materi kuliah bagi guru PAUD penerima beasiswa itu berkaitan dengan PAUD, bukan sekadar menjadi sarjana S-1. Dengan begitu, kompetensi guru PAUD meningkat.

“Kampusnya belum (ditunjuk-red). Saya minta ke Dindik agar mencari materi dulu. Seperti apa, harus dikomunikasikan. Apakah di UI (Universitas Indonesia) atau di Universitas Terbuka. Tapi katanya, sudah ada materi untuk guru PAUD yang bagus,” ujarnya.

Tatu menyampaikan, Pemkab Serang juga telah menentukan kuota guru PAUD penerima dana insentif. Kendati nilainya tetap sama, pada 2017 nanti seluruh guru PAUD akan menerima bantuan tersebut.

“Insentif guru PAUD ini, tahun 2016, kita baru bisa memberikan untuk 900 guru. Nah, di 2017, semua guru PAUD dapat insentif. Semuanya 2.802 guru,” tegasnya. Untuk itu, Pemkab Serang mengalokasikan biaya operasional (BOP) senilai Rp13,6 miliar.

Pemberian beasiswa dan insentif itu, kata Tatu, bisa diartikan sebagai bentuk perhatian dan pengakuan atas peran guru PAUD dari Pemkab Serang. “Guru PAUD ini perannya penting. Jadi, mulai 2017, insya Allah, kita sudah mulai fokus ke PAUD,” tegasnya.

Perkembangan tingkat kecerdasan anak, 50 persen terbentuk sempurna pada usia dini. Dengan begitu, guru SD, SMP, dan SMA tidak terlalu berat mendidik siswanya. “Guru PAUD harus jadi garda terdepan. Di periode saya ini, saya akan lebih menyempurnakan perhatian kepada PAUD agar terus menunjang perkembangan otak anak. Karena pada usia dini si anak baru terbentuk karakter, etika, dan moral untuk pertama kali,” terangnya. “Saya larang anak usia dini belajar hitung-hitungan (berhitung-red). Tapi, ajarkan mereka karakter, etika, akhlak, dan moral,” tegas Tatu.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Ahmad Saepudin menjelaskan, beasiswa kuliah S-1 itu diberikan berdasarkan pengajuan, masa kerja, dan keaktifan guru PAUD di sekolah. “Guru dari kalangan ekonomi lemah, tapi semangatnya tinggi untuk memberikan pendidikan juga jadi pertimbangan untuk diberikan beasiswa. Nama-namanya sudah ada, SK-nya juga sudah. Jadi, 325 guru itu sudah di-passing grade,” jelasnya. (Nizar S/Radar Banten)