Asyik, Adajek Hadir di Serang dan Cilegon

OJEK ONLINE: CEO Adajek Teguh ST Mubarakh (kiri) meluncurkan rider Adajek di rumah makan Baruga, Kecamatan Cilegon, Minggu (9/4). FOTO: WULAN/BANTEN RAYA

KEBERADAAN ojek online yang marak di kota-kota besar kini sudah hadir di wilayah Serang dan Cilegon. Namanya adalah Adajek. Warga bisa menikmatinya langsung melalui aplikasi di smartphone berbasis Android maupun secara offline.

Kemarin (9/4), manajemen Adajek meluncurkan aplikasi search and go di Rumah Makan Baruga, Kecamatan Cilegon. Sebanyak 150 rider (pengojek online-red) sudah siap melayani penumpang di Serang dan Cilegon.

Chief Executive Officer (CEO) Adajek Teguh ST Mubarakh mengklaim, ojek online yang ia hadirkan memiliki banyak keunggulan dibanding ojek online di kota besar lainnya.

“Ada tiga keunggulan yang kami miliki, rider kami bisa dipesan secara online dan offline, harga relatif standar di antara Rp1.500-Rp2.500 per kilometer tergantung waktu. Selain itu, rider yang disiapkan tidak sembarangan, mereka dipilih setelah melewati proses seleksi dan training,” tuturnya kepada awak media.

Pemesanan Adajek secara offline, memang menjadi suatu yang berbeda dari ojek online lainnya. Di mana, penumpang bisa langsung memberhentikan rider di pinggir jalan tanpa harus memesan dari aplikasi search and go melalui ponsel Android. “Tapi, tetap ada aturannya. Rider harus memasukkan data penumpang dari aplikasi stop and go di smartphone berbasis Android-nya,” katanya.

Setiap rider maupun penumpang, lanjut Teguh, juga telah difasilitasi asuransi kecelakaan jika terjadi kecelakaan. Selain itu, para rider juga diberikan banyak keuntungan yang berbeda dengan ojek online lainnya, antara lain diberi kesempatan untuk umrah bagi yang mendapatkan poin terbanyak. “Untuk pembagian keuntungan, rider bisa mendapatkan 80 persen dan perusahaan mendapatkan 20 persen dari pendapatan sekali jalan. Kami masih membuka rekrutmen rider,” paparnya.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) perwakilan Provinsi Banten Ahmad Subadri yang hadir dalam peluncuran Adajek mengapresiasi hadirnya ojek online di Serang-Cilegon. “Ojek itu sudah menjadi ciri khas warga Indonesia. Saya sangat mendukung untuk mengurangi jumlah pengangguran di Banten,” katanya. (Banten Raya/Radar Banten)