Asyik Judi, Sopir dan Agen Bus Diciduk Polisi

0
74
Polisi memborgol pelaku kriminal. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

SERANG – Sikap keterlaluan ditunjukkan empat lelaki yang berprofesi sebagai sopir dan agen bus antarkota ini. Bukan berlomba meningkatkan ibadah di bulan puasa, mereka malah asyik main judi remi. Senin (4/6) malam, empat lelaki itu tak berkutik saat digerebeg polisi di Terminal Pakupatan, Kota Serang.

Empat pelaku, yakni MR (48), MH (28), EJ (39), dan OR (44). Keempat warga asal Pandeglang dan Kabupaten Serang itu diamankan beserta barang bukti kartu remi dan uang taruhan sebanyak Rp186 ribu. “Keempatnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kami tahan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Richardo Hutasoit, Selasa (5/6).

Penangkapan keempat pelaku, itu bermula dari laporan masyarakat sekitar terminal yang sudah gerah dengan aktivitas judi di daerah tersebut. Atas laporan itu, polisi bergerak menuju lokasi.

Pengintaian polisi berbuah hasil. Keempat pelaku terlihat sedang asyik bermain judi remi. Empat lelaki yang tak sadar diintai polisi, tak dapat meloloskan diri saat disergap. Dari lokasi, kartu re‎mi berikut sejumlah uang taruhan diamankan.

“Mereka akan dikenakan sesuai pasal 303 ayat 1 KUH Pidana dan diancam pidana kurungan 10 tahun penjara,” kata Richardo. Lelaki berdarah Batak itu menegaskan, setiap laporan masyarakat akan langsung direspons dan ditindak tanpa tebang pilih. “Kami minta masyarakat tidak lagi berjudi atau kasus lain yang meresahkan masyarakat. Apalagi ini bulan suci Ramadan yang tidak sepantasnya dilakukan,” tegas Richardo. (Merwanda/RBG)