Atasi Penunggak Iuran, BP Jamsostek Serang Gandeng Kejari Pandeglang

Kepala BP Jamsostek KCP Pandeglang Arif Lukman, Kajari Pandeglang Nina Kartini, Kepala BP Jamsostek Cabang Serang Didin Haryono, dan Kasi Datun Kejari Pandeglang Triyana Setya Putra pada pembukaan sosialisasi program, manfaat, dan tertib iuran BP Jamsostek di aula Kejari Pandeglang, Rabu (22/1).

PANDEGLANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menggandeng Kejaksaan Negeri di setiap daerah untuk membantu menyelesaikan perusahaan yang menunggak iuran.

Seperti yang dilakukan BP Jamsostek Cabang Serang bersama Kejaksaan Negeri Pandeglang. Kedua institusi ini melakukan upaya persuasif agar perusahaan di Pandeglang rutin membayarkan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan setiap bulan.

“Perusahaan ada tenaga kerjanya wajib masuk BP Jamsostek. Jaminan sosial ini manfaatnya sangat besar. Sifat sosialnya saling membantu masyarakat buruh. Karyawan sangat perlu diperhatikan dan dilindungi hak-hak dan kesejahterannya. Lindungi dengan cara dimasukkan menjadi peserta BP Jamsotek. Sudah jadi peserta, dibayarkan iurannya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang Nina Kartini saat pembukaan sosialisasi program, manfaat, dan tertib iuran BP Jamsostek di aula Kejari Pandeglang, Rabu (22/1).

Sosialisasi dihadiri Kepala BP Jamsostek Cabang Serang Didin Haryono, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Pandeglang Triyana Setya Putra, Kepala BP Jamsostek Cabang Perintis (KCP) Pandeglang Arif Lukman, dan puluhan perwakilan perusahaan di Pandeglang.

“Kalau ada karyawan yang meninggal tapi tidak dibayarkan iurannya, penyerahan santunnnya tidak akan lancar. Harus seimbang antara memberi pekerjaan dan memperhatikan kesejahteraan,” tegas Nina.

Kejari, lanjut Nina, berharap semua perusahaan membayar iuran dengan lancar. Bila ada yang menunggak, BP Jamasostek akan memberikan surat kuasa khusus kepada Kejari untuk memanggil perusahaan tersebut dan ditanyakan apa kendala yang dihadapi.

Nina melanjutkan, untuk meningkatkan kepesertaan BP Jamsostek pihaknya ikut membantu sosialisasi. Termasuk mengarahkan para pegawai honor di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Pandeglang untuk ikut sebagai peserta BP Jamsostek.

Pada kesempatan itu, Kepala BP Jamsostek Cabang Serang Didin Haryono mengungkapkan, ada sekitar 10 hingga 15 perusahaan besar di wilayah kerja Jamsostek Cabang Serang yang menungak. “Untuk perusahaan kecil menunggak karena di antara mereka belum memahami betul manfaat BP Jamsostek. Karena itu sosialisasi akan terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Didin meminta perusahaan yang sudah terdaftar agar membayar iuran sesuai aturan dan tepat waktu agar hak-hak pekerja terpenuhi. Misalnya, jika ada pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, tidak ada kendala dalam proses administrasinya.

Mengenai sosialisasi di Kejari Pandeglang, Didin menjelaskan, acara ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi dengan para pengusaha dan perwakilan perusahaan yang ada di Pandeglang. (aas)