Atlet Panjat Tebing Banten Salsabilla Ditarget Masuk Dua Besar

Atlet panjat tebing Banten Rajiah Salsabila secara rutin menjalani latihan bersama tim Pelatnas Panjat Tebing Asian Games 2018 di Kompleks Stadion Mandala Krida, Jogjakarta.

SERANG-Atlet panjat tebing Banten Rajiah Salsabilla terus berusaha untuk bisa tampil pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Ketatnya persaingan di nomor speed world record membuat Salsabilla dipatok target masuk dua besar agar bisa bertahan di pelatnas dan tampil di Asian Games 2018.

Sejauh ini persaingan antara Salsabilla dengan tiga atlet panjat tebing nasional lainnya, yakni Aries Rahayu (Jawa Tengah), Puji Lestari (DKI Jakarta), dan Nurul Iqamah (NTB) terbilang ketat. Seperti pada simulasi Asian Games 2018 di venue panjat tebing, Kompleks Stadion Mandala Krida, Jogjakarta, 26 Februari lalu.

Salsabilla menempati urutan keempat pada uji coba sesama atlet pelatnas nomor speed world record. Tampil sebagai urutan pertama adalah Puji yang unggul di final dengan catatan waktu 9,38 detik dan mengalahkan Aries yang menorehkan waktu 10,35 detik. Sedang Salsabilla menempati peringkat keempat usai kalah dari Nurul yang mencatat 8,08 detik.

Ketua Harian Pengprov FPTI Banten, Arsani Maidi mengatakan, persaingan antara keempat atlet penghuni pelatnas cukup ketat. Namun, masih memiliki kans besar untuk bertahan di pelatnas dan tampil di Asian games 2018.

“Salsabilla memang urutan keempat saat simulasi. Tapi, dia langsung bisa memperbaiki catatan waktunya saat simulasi awal April ini. Salsabila bikin catatan waktu 7,04 detik mengalahkan catatan waktu atlet pelatnas lainnya. Bahkan tembus catatan waktu juara di simulasi pertama,” kata Arsani, Senin (16/4).

Arsani menambahkan, dengan hasil terbaru tersebut, pihaknya berharap Salsabilla bisa menembus posisi dua besar di pelatnas agar bisa bertahan dan tampil di Asian Games 2018. Meski sejauh ini posisi Salsabilla aman karena catatan waktunya kerap di posisi pertama dalam sesi latihan.

“Kalau di latihan sering menjadi yang terbaik. Nah, yang kita butuhkan kestabilannya, kadang enggak stabil performanya. Kami berharap, kemampuan Salsabilla bisa stabil agar tidak terlampaui oleh tiga pesaingnya di pelatnas. Jika stabil, kami yakin dia bisa tampil di Asian Games 2018,” imbuhnya.

Ujian sesungguhnya akan dilalui Salsabila dan Timnas panjat tebing Indonesia pada saat mengikuti tiga seri kejuaraan dunia di Rusia dan Cina. “Saya harap Salsabilla bisa menunjukkan prestasi di Rusia pada 21 April ini, lalu dua seri di Cina pada 5 Mei dan 12 Mei. Kalau dia bisa tampil bagus di Rusia dan Cina dengan unggul dari tiga atlet lainnya dan minimal menempati posisi kedua dari empat atlet putri lainnya maka posisi dia tampil di Asian Games aman,” tegas Arsani.

Salsabilla yang dihubungi kemarin malam mengaku akan sekuat tenaga untuk bisa memenuhi target yang diharapkan Pengprov FPTI Banten. Karena selain memang menjadi harapan FPTI Banten, target tersebut menjadi tujuan utama dirinya berlatih di pelatnas.

“Memang berat karena mereka sudah punya pengalaman internasional, tapi saya akan berusaha untuk mengimbangi mereka bahkan mengalahkan. Saya mohon doa restu masyarakat Banten agar cita-cita saya tampil di Asian Games bisa terwujud,” ucapnya singkat. (dre/ibm/ira/RBG)