Petinju Cilegon rutin menggelar pelatihan di Sasana Boxing PLCOB Cilegon, Rabu (9/5) sore.

CILEGON – Fisik terus menjadi sorotan bagi pelatih tinju Kota Cilegon, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten, November 2018. Fokus ini, juga diimbangi dengan teknik dan penguasaan ring dalam menu latihan.

”Fisik memegang peranan penting bagi olahraga tinju. Jarang ditemukan fisik atlet tinju yang jelek. Saya mencontohkan setiap petinju harus siap bermain penuh tiga ronde,” ujar pelatih tinju Kota Cilegon, Ikhwan Guruh Musadad, Jumat (11/5).

Pria yang akrab disapa Iwan ini menambahkan, atlet telah diberi menu latihan khusus untuk peningkatan fisik. Namun hal itu dirasa masih kurang dan perlu ditambah agar semakin matang. ”Untuk mendukung kemampuan teknik, fisik menjadi hal penting. Dan berlatih fisik tidak bisa instan. Ketahanan fisik jadi fokus utama agar stamina saat bertanding tetap prima. Memang kelihatannya tinju ini sepele, namun olahraga tinju perlu stamina yang prima dan stabil,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Iwan tengah dipersiapkan pula program latihan teknik agar pukulan yang dimiliki anak asuhnya semakin komplit. ”Petinju harus memiliki banyak variasi pukulan dan serangan. Sulit untuk memprediksi petinju mana yang akan menjadi pesaing terberat. Untuk itu petinju harus siap menghadapi siapapun lawannya nanti,” ungkap Iwan.

Pelatih Fisik Tinju Cilegon Hendra menyatakan, untuk meningkatkan fisik, petinju harus mengikuti beberapa tahapan dan pola latihan yang berkesinambungan. ”Ada beberapa jenjang metode latihan yang harus dilahap atlet agar fisiknya meningkat. Selain itu, kami juga rutin melakukan sparing partner. Pola ini juga bagus untuk meningkatkan ketahanan petinju saat bertanding,” ucapnya singkat. (dre/ful/ags/RBG)