Atlet Woodball Banten Ahris Kokoh di Puncak Dunia

Atlet woodball Banten, Ahris Sumariyanto (tengah) sukses bertengger di podium utama usai meraih medali emas di Hongkong Open International Woodball Championship 2018, Minggu (15/4). FOTO: PENGPROV IWBA BANTEN

SERANG – Atlet woodball Banten, Ahris Sumariyanto, sukses menyabet medali emas pada kejuaraan internasional woodball yang bertajuk Hongkong Open International Woodball Championship 2018. Tidak hanya meraih medali emas, hasil itu sekaligus membuat posisi Ahris di ranking satu dunia kian kokoh.

Hongkong Open International Woodball Championship 2018 yang dihelat di Stadion Chinese University, Hongkong, Sabtu-Minggu (14-15/4) membuktikan kualitas Ahris masih yang terbaik di dunia. Atlet asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu meraih juara satu nomor single stroke man setelah mengemas total 85 poin usai menuntaskan 24 lintasan.    Peringkat kedua dan ketiga direbut oleh atlet tuan rumah Ngai Chun Yin Jeremy dengan total 86 poin dan Leung Hong Yee dengan poin total 90. Dengan kemenangan di single event internasional itu, Ahris mendulang 30 poin dan masih kokoh di puncak klasemen ranking satu dunia atlet woodball. Pencapaian tim woodball Banten terasa lengkap setelah Suhendar Wijaya mempersembahkan medali perak di nomor single stroke senior man.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Woodball Association (IWbA) Banten Suhendar mengaku bangga atas pencapaian cemerlang atletnya pada Hongkong Open 2018. “Sungguh luar biasa. Ini awal yang baik untuk kami khususnya Ahris karena berhasil rebut juara di nomor andalannya dan mempertahankan peringkat satu dunia sebagai atlet woodball,” kata Suhendar kepada Radar Banten, Senin (16/4).

Suhendar menambahkan, pihaknya meminta kepada Ahris agar tidak jemawa. Soalnya, untuk kembali mempertahankan peringkat satu dunia harus menjuarai sejumlah rangkaian event internasional yang dihelat sepanjang tahun 2018.

“Hongkong Open ini baru awal. Masih banyak kejuaraan internasional woodball lainnya, termasuk salah satunya adalah kejuaraan woodball dunia di Thailand pada 24-30 Juli nanti. Kami harap Ahris termotivasi dan tetap konsisten menjaga performanya dengan latihan rutin karena persaingan untuk ke puncak peringkat satu dunia amat ketat,” imbuhnya.

Namun yang tidak kalah utamanya, lanjut Suhendra, adalah meraih medali emas pada PON XX Papua 2020. “Kami cabang olahraga baru di Banten dan kami bertekad menjadi bagian Banten Cemerlang di Bumi Cenderawasih nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Ahris Sumariyanto menyatakan, gelar prestasi yang diraihnya di Hongkong Open itu tidak mudah. Selain harus bersaing dengan atlet-atlet sedunia, juga adaptasi lapangan karena tiba di lokasi sangat mepet.

“Tapi, alhamdulillah berkat dukungan masyarakat Banten dan Indonesia, saya berhasil mempertahankan peringkat satu dunia. Saya tahu merebut gelar juara tidak mudah, tapi mempertahankan pun lebih berat bebannya. Karena itu, tidak ada waktu santai selain berlatih, berlatih, dan berlatih rutin. Karena, agenda kejuaraan tahun ini cukup padat,” ucapnya. (Andre AP/RBG)