Awab Pensiun Dini dari Polri, Demi Maju Pilkada 2020

0
736 views

CILEGON – AKP Awab menunjukkan keseriusannya maju pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020. Keseriusan perwira yang terakhir menjabat Kasat Intel Polres Cilegon itu ditunjukkannya dengan pensiun dini sebagai anggota Polri.

Usulan pensiun dini yang diajukan oleh mantan Kasat Intel Polres Cilegon itu telah dikabulkan oleh Polda Banten. Kini Awab pun telah resmi sebagai pensiunan Polri dan bisa terjun ke dunia politik praktis.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menjelaskan, alasan Awab pensiun dini adalah demi maju di Pilkada Kota Cilegon. Surat pensiun Awab dari Polda Banten turun pada 17 Desember 2019 lalu. “Pengajuan pensiunnya sudah lama, sejak Polres Cilegon masih dipimpin Pak AKBP Rizki Agung Prakoso,” kata Yudhis usai upacara pensiunnya Awab dan kenaikan pangkat sejumlah anggota Polri yang bertugas di Polres Cilegon, Selasa (31/12).

Dengan adanya upacara pensiun, meski tidak dihadiri langsung oleh Awab yang beralasan sedang sakit, menurut Yudhis, Polres Cilegon telah resmi melepas Awab. Dengan seperti itu, apa pun yang dilakukan oleh Awab sudah menjadi tanggung jawab pribadi. “Soal dia akan maju di pilkada itu bukan tanggung jawab Polres lagi,” tuturnya.

Awab selama beberapa bulan terakhir telah santer dikabarkan akan maju di Pilkada Kota Cilegon 2020. Informasi itu diperkuat dengan datangnya sejumlah orang yang mengaku relawan Awab ke sejumlah partai untuk mengikuti penjaringan Bakal calon walikota dan wakil walikota Cilegon.

Diketahui, sejauh ini sejumlah partai yang telah didatangi oleh perwakilan Awab adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, dan Partai Demokrat. Pergerakan politik Awab pun tidak hanya ke tiga partai itu saja, partai lain yang juga didatangi Awab yaitu NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di dua partai ini komunikasi yang dibangun oleh Awab langsung dengan pengurus provinsi.

Meski langkah politik Awab telah terungkap ke publik, namun Awab hingga saat ini masih terkesan tertutup. Ia masih belum mau berbicara secara langsung ke publik terkait rencananya untuk maju di pilakda nanti.

Bahkan terkait pengajuan pensiun dini, Awab masih belum bisa dimintai komentar. Selain tidak menghadiri upacara pelepasan, ia pun belum bisa dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Nomor kontak Awab dalam keadaan tidak aktif hingga Rabu (1/1) malam. (bam/ibm/ags)