Awarding LKBA Kabupaten Serang 2020, Tatu: Targetkan Semua RW Partisipasi

0
2.015 views
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah didampingi Kadis DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto (kanan) menyerahkan piala kepada juara umum LKBA Kabupaten Serang 2020 kategori pemula, di Radar Arena, Graha Pena Radar Banten, Rabu (23/12).

SERANG – Pemenang Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 telah diumumkan. Perhelatan tahun kedua Pemkab Serang, Radar Banten, Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf Serang ini berjalan sukses.  

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai jika LKBA 2020 ini mampu menjadi solusi atas segala macam persoalan di Kabupaten Serang. Lomba ini akan dilanjutkan kembali tahun depan dengan mewajibkan 1511 RW dari 326 desa untuk berpartisipasi.

Hal itu terungkap pada Awarding LKBA Kabupaten Serang 2020 yang berlangsung di Lapangan Futsal Radar Banten Arena, Rabu (23/12).

Keluar sebagai pemenang pda LKBA Kabupaten Serang 2020 ini yakni, RW 08, Kampung Kopi, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka keluar sebagai juara umum kategori kampung berkembang, dan juara umum kategori kampung pemula diraih oleh RW 01, Kampung Bangkong, Desa Sukarame, Kecamatan Cikeusal.

Bupati Tatu mengapresiasi kerja keras dan sinergitas yang solid antara Pemerintah Kabupaten Serang bersama Polda Banten dan Korem 064/Maulana Yusuf Serang serta Radar Banten. Berkat kerja sama ini, LKBA di tahun kedua mampu membuat warga tergerak untuk gotong royong.

Tatu mengatakan, pada LKBA tahun kedua ini belum semua RW ikut berpartisipasi menata kampung lantaran terkendala pandemi Covid-19. Kendati demikian, berdasarkan laporan 120 anggota tim juri melalui Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, jumlah partisipasi warga yang ikut lomba meningkat dibandingkan tahun lalu.

Untuk menumbuhkan kembali semangat gotong-royong di masa pandemi Covid-19, Tatu mengaku bukan perkara mudah. Oleh karena itu, politikus Partai Golkar ini masih mentolerir kepada desa dan RW yang masih belum ikut berpartisipasi. Namun ia menegaskan, pada lomba tahun depan, semua RW wajib ikut lomba. “Saya rasa, LKBA itu solusi dari segala macam persoalan, jadi ya harus ikut semua,” kata Tatu usai acara.

Tatu juga mengerahkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung LKBA. Menurutnya, lomba ini juga berkaitan dengan program-program OPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) dan lainnya.”Jadi nanti program LKBA dan OPD pun disinergikan, tidak hanya mngandalkan program di DPMD,” tuturnya.

Selanjutnya, Tatu menargetkan dalam jangka waktu tiga tahun lagi, seluruh wilayah di Kabupaten Serang berubah menjadi bersih, aman dan indah. Ia mengingatkan kepada camat, kades, RW serta warga, jangan jadikan LKBA sebagai beban, tapi tanggung jawab bersama untuk mengubah kampung jadi lebih baik. “Wilayah kita ini kan banyak kawasan wisata maka kalau sudah bersih, indah, dan aman, orang dari luar daerah pun akan tertarik datang,” ujarnya.

Direktur Radar Banten dan Banten TV, Mashudi menambahkan, proses penentuan pemenang LKBA 2020 melalui beberapa tahapan yang cukup selektif, mulai dari penilaian tahap pertama, kedua, hingga dilanjutkan penilaian oleh tim juri tertutup. “Selamat kepada para RW yang juara, tetap semangat juga bagi yang belum,” ujarnya.

Namun Mashudi mengungkapkan, masih ada kesalahan informasi yang disampaikan camat kepada kepala desa, serta kepala desa kepada RW dan RT. Penataan yang seharusnya dilakukan seluruh lingkungan RW di satu desa, namun masih ada yang hanya menata satu RW di satu desa, serta satu RT saja. “Ini menjadi catatan untuk evaluasi tim panitia pada LKBA tahun depan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Mashudi  tetap mengapresiasi kerja kerja keras warga yang sudah berpartisipasi pada LKBA. Ia mengungkapkan, tahun depan, LKBA menjadi pilot project nasional, menjadi percontohan pada kampung-kampung di Indonesia. “Jadi bukan hanya di Banten, Kabupaten Serang harus jadi percontohan di Indonesia,” ungkapnya.

Sekarang, kata Mashudi, di kampung-kampung di Kabupaten Serang sudah tidak sulit lagi menemukan pos ronda yang ramai saat malam hari, kegiatan siskamling mulai aktif lagi. Serta lingkungan pun rutin dibersihkan tiap hari. “Target tahun depan, tidak ada lagi lahan di pinggir jalan yang dijadikan tempat membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Turut hadir dalam Awarding LKBA Kabupaten Serang 2020, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, Kasi Ter Korem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Abdullah Jamali, Kabag Opsnal Ditbinmas Polda Banten AKBP Andaryoso, Kabag Sumber Daya Manusia Polres Serang Kota Kompol Resmini, Kepala BNN Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung, Sekretaris MUI Kabupaten Serang H Maskun, Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto, seluruh camat, kepala desa dan ketua RW. (mg06/air)