Awarding Night Zetizen Icon Radar Banten 2K18, Woow Seru…

Pemenang Zetizen Icon Boy dan Girl Radar Banten 2k17 Muhammad Iftikar dan Kintan Nazhavira.

Keren dan spektakuler! Dua kata itu dirasa mampu mewakili kemeriahan sekaligus keseruan malam penganugerahaan Zetizen Icon 2K18 yang dihelat Sabtu (31/3) malam di Studio 1 Banten Raya TV Graha Pena Radar Banten.

Ajang pencarian duta Zetizen Radar Banten yang terselenggara dari tahapan audisi pada 11 Maret, meet the judges session II pada 17 Maret, meet the tutor hingga travelling pada 24-25 Maret ini ditutup manis dengan grand final yang juga dihadiri para orangtua finalis (top 10), pihak pendukung acara, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dibuka penampilan modern dance dari guest star, RJ Junior. Kemudian dilanjutkan laporan project leader Zetizen Icon 2k18, Anwar. “Pendaftar Zetizen Icon tahun ini ada 241 formulir. Saat audisi yang datang 115 peserta. Mereka datang dari delapan kabupaten dan kota di Banten. Paling banyak dari Kota Serang,” jelas Anwar.

Zetizen Icon ini menyaring anak muda berbakat dan berkepribadian baik untuk menginspirasi dan terus berbuat kebaikan.  Dari ratusan peserta itu, tersaring 10 finalis. “Mudah-mudahan para icon mampu berkontribusi positif bagi anak muda khususnya di Banten,” terangnya.

Pada malam grand final yang juga diliput Banten Raya TV ini, hadir empat judges yang kesemuanya merupakan former atau alumni Xpresi Radar Banten. Mereka adalah  Susi Kurniawati (jurnalis Radar Banten), Aghi Gumelar (staff account officer konsumer Bank bjb Pandeglang), Riefa Roifa (Wakil II Teteh Pandeglang 2012), dan Ali Sobri (editor celebrity breaking news Grid.id).

Mengusung konsep ‘Just Be You’, Zetizen Icon Radar Banten 2k18 mengajak setiap insan agar tetap menjadi dirinya dan mencintai dirinya secara utuh. Pesan ini pula yang coba dihadirkan oleh 10 finalis Zetizen Icon 2k18 tatkala diperkenalkan di atas panggung.

Sebanyak 10 anak muda Banten berprestasi dan penuh talenta ini pun mempertontonkan kemampuan masing-masing. Mereka adalah Annisa Dinur Rahmah dari UPI Serang, Elsa Caroline dari SMKN 1 Kota Serang, Izka Azalia dari SMA Ponpes Assadah, Kintan Nazhavira dari SMAN 2 Kota Serang, dan Sela Septiani dari SMAN 3 Kota Serang. Sementara untuk finalis boys yakni M Buyaul Amin dan M Iftikar dari SMAN 1 Pandeglang, M Ikmatullah dari SMAN 1 Ciomas, Saifullah dari SMK Informatika, dan Yogi Nurfauzi dari SMKN 2 Pandeglang

Penampilan bakat dibuka Andin (Annisa Dinur Rahmah) yang bermain ukulele sambil menyanyikan Laskar Pelangi milik Nidji. Ikmatullah menyusul dengan membawakan puisi menyentuh tentang Palestina diiringi backsound musik. Sela Septiani yang bermain gitar dengan suara khas. Buyaul Amin membawakan story telling dengan properti lukisan karyanya sendiri.

Alunan permainan keyboard Izka sukses mencuri perhatian, juga membawakan puisi ‘Aku’ ciptaan Chairil Anwar dengan backsound keyboard-nya. Tak mau kalah, Yogi pun memukau dengan petikan gitarnya membawakan Asal Kau Bahagia karya Armada.       Sementara Kintan tampil mengesankan dengan bermain drum lalu dilanjut tari tradisional yang dikombinasi dengan tari modern. Kemudian Fikar sukses mengocok perut audiens dan hadirkan gelak tawa lewat aksi stand up comedy-nya.            Dua penampil terakhir yakni Elsa dengan fashion dance dan Saiful memainkan gitar sambil membawakan lagu Aku Takut.

Pada sesi tanya jawab, 10 finalis dengan tegas dan mantap menjawab pertanyaan yang diberikan judges. Pertanyaan yang diberikan tentang kepribadian, lingkungan, sosial, dunia remaja, dan sosmed traveling. Mereka mengenakan batik Keraton yang berpusat di kawasan Banten Lama.

Kegiatan pun dimeriahkan kehadiran Top 10 Zetizen Icon 2k17 yang juga turut terlibat dalam penyelenggaraan Zetizen Icon 2k18 ini. Suasana semakin tegang saat judges sejenak meninggalkan lokasi untuk berdiskusi dalam menentukan pemenang di tiap kategorinya. Namun, dua komika dari Stand Up Comedy Serang yakni Umin Baheula dan Kiki Haryadi berhasil menghibur dan memecahkan gelak tawa audiens.

Akhirnya tibalah saat penganugerahan Zetizen Icon 2k18 kategori boy, girl, berbakat, favorit, dan sosmed. Terpilihlah Fikar, siswa SMAN 1 Pandeglang sebagai Zetizen Icon Boy dan Kintan, siswi SMAN 2 Kota Serang yang meraih Zetizen Icon Girl. Keduanya berhak mengikuti education trip ke Singapura pada Juli 2018 ini. Elsa, siswi SMKN 1 Kota Serang terpilih sebagai Zetizen Icon Sosmed, kemudian Izka, siswi Ponpes Modern Assaadah menyabet gelar Zetizen Icon Favorit, dan kategori Zetizen Icon Berbakat diraih Buya, siswa SMAN 1 Pandeglang.

Muhammad Itfikar atau biasa dipanggil Fikar merupakan siswa SMAN 1 Pandeglang. “Zetizen sangat memberikan sesuatu yang lebih seperti ilmu public speaking, bisa bertemu orang-orang hebat kreatif, positif, dan menginspirasi saya untuk lebih baik lagi di esok hari,” ujar Fikar.

Tidak jauh berbeda dengan Zetizen Icon Girl Radar Banten 2k18, Kintan Nazhavira yang merupakan siswi SMAN 2 Kota Serang. Ia mengaku, senang bisa terpilih menjadi pemenang. “Sangat luar biasa bersyukur kepada Allah Swt yang memberikan amanah untuk mengemban Zetizen Icon Girl ini. Saya tidak menyangka bisa menang karena di antara semua finalis perempuan saya termasuk yang paling muda,” kata Gen Z Banten yang akrab dipangil Kintan ini. Selamat ya! (riza-hellen zetizen/zee/alt/ags/RBG)