Bacok Pekerja Salon, Saiful Diancam 15 Tahun Penjara

0
115

TANGERANG – Saiful Bahri (28) warga Lebakwangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang terancam dihukum 15 tahun penjara. Hal tersebut diungkapkan langsung Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Sugiarto, Kamis (10/5). Pelaku dijerat pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Dan hingga kemarin pelaku masih diamankan di Mapolsek Sepatan.

”Keterangan dari korban belum terungkap, tadi (kemarin-red) kami ke rumah sakit tapi belum bisa meminta keterangan. Jadi kami belum mengetahui motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut terhadap korban,” ungkap Gusti.

Untuk kondisi korban, lanjut Gusti, saat ini korban telah melewati masa kritis namun belum sadarkan diri. Korban juga belum bisa diajak bicara lantaran jahitan perutnya masih lunak. ”Kalau bicara nanti kan perutnya tertahan, nanti jahitan di perutnya pasti jebol lagi,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, Gusti mengungkapkan, alasan pelaku melakukan pembacokan terhadap korban lantaran tidak terima alat kelaminnya dipegang. ”Tapi dari bukti di TKP (tempat kejadian perkara-red) keterangan tersangka tidak benar. Untuk itu kami akan memastikannya dengan meminta keterangan dari korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rabu (8/5) lalu diberitakan pekerja salon bernama Puput (32) dibacok hingga usus terurai saat bekerja di Royal Salon Kampung Beureum, Desa Lebakwangi, Kecamatan Sepatan. (mg-08/RBG)