Badan Kehormatan Proses Pengaduan Apdesi Lebak

LEBAK – Badan Kehormatan (BK) DPRD Lebak memroses pengaduan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) terhadap anggota Dewan Musa Weliansyah. Bahkan, BK telah memintai keterangan pengurus Apdesi yang menuding Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah membuat gaduh dengan postingannya di akun Facebook.

Ketua BK DPRD Lebak Hasan Gaos mengatakan, saat audiensi di ruang paripurna, surat pengaduan Apdesi tidak memenuhi syarat. Karenanya, BK mengembalikan surat tersebut kepada Apdesi untuk dilengkapi. Pengurus Apdesi Lebak kemudian melengkapi persyaratan dan pada hari yang sama BK langsung memintai keterangan para pengurus Apdesi Lebak.

“Kita sudah tiga kali melakukan rapat untuk membahas pengaduan pengurus Apdesi. Pada rapat pertama kita langsung mintai keterangan para pengurus Apdesi untuk mendalami melakukan pendalaman,” kata Hasan Gaos kepada Radar Banten,  Kamis (18/6).

Rencananya, BK akan melayangkan surat pemberitahuan kepada Fraksi PPP dan anggotanya Musa Weliansah yang diadukan Apdesi Lebak. Selanjutnya, BK akan memintai klarifikasi atau keterangan dari teradu pada Kamis (25/6) pekan depan.

“Hari ini, saya baru selesai rapat dengan anggota BK membahas pengaduan Apdesi. Kita akan bekerja profesional dalam menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat membenarkan BK sedang memroses pengaduan Apdesi. Persoalan tersebut bermula dari persoalan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang disoroti Musa Weliansyah. Anggota Dewan tersebut memposting hasil temuan di lapangan melalui media sosial. Postingan Musa Weliansyah di akun Facebooknya dinilai bukan bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Iya sedang diproses di BK,” jelas politisi Gerindra ini. (Mastur)