Bak Detektif, Ibu Rumah Tangga ini Ringkus Pelaku Ganjal ATM

SERANG – Aksi Lina, seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, patut diacungi jempol. Bak seorang detektif, Lina seorang diri membuntuti kawanan pelaku ganjal ATM hingga Kota Serang. Aksi Lina berhasil dengan penangkapan salah seorang pelaku di Alfamart Kramatwatu, Kamis (26/4).

Awal cerita, ketika itu Lina hendak mengambil uang di ATM BNI 46 Kompleks Pertokoan Cilegon City Square, sekira pukul 09.30 WIB, Kamis (26/4). Karena ramai, tiga orang mengantre memasuki ATM, Lina pun ikut antre.

Selang beberapa menit, muncul dua orang yang mengantre di belakang Lina. Salah seorang yang berada di depan Lina menyuruhnya untuk duluan masuk ke dalam ATM. Tanpa diketahui, setelah Lina masuk, dua orang ikut masuk ke dalam ATM.

Sesaat, setelah Lina memasukkan kartu ATM ke dalam mesin ATM. Komplotan pengganjal ATM beraksi. Tetiba salah seorang menepuk bahu Lina dan menunjukkan bahwa uang miliknya jatuh sebesar Rp5 ribu. Mendapatkan informasi itu, Lina lalu mengambil uang tersebut. Rupanya, tindakan kedua orang tersebut hanya modus untuk melancarkan aksinya. Buktinya, kesempatan yang singkat itu tidak dibuang sia-sia oleh komplotan pengganjal ATM. Salah satu di antara keduanya menukar kartu ATM milik Lina yang sudah setengahnya masuk dengan ATM palsu milik kedua pelaku.

Lina yang bangun setelah mengambil uang tersebut berusaha transaksi, tetapi tidak bisa. Salah seorang berpura-pura membantu Lina dan meminta Lina menyebutkan nomor PIN ATM miliknya. Lantaran tidak bisa juga, akhirnya salah seorang di antara kawanan tersebut memburu-buru Lina untuk cepat melakukan transaksi. Lantaran transaksi yang dilakukan Lina lama, akhirnya kelima orang meninggalkan ATM tersebut dengan menggunakan Avanza dan Rush.

Lina yang curiga dengan ATM-nya tersebut, akhirnya menelepon suaminya untuk membekukan saldo tabungannya. Beberapa saat kemudian, Lina mendapat kabar dari suaminya bahwa uang di tabungannya sudah menyusut Rp5 juta. Lina bergegas mencari dua orang yang berinteraksi dengannya di ATM. Setelah mencari, akhirnya Lina mendapati para tersangka keluar menggunakan Avanza dan Rush. Lina berinisiatif membuntuti menggunakan sepeda motor. “Mobil itu melaju ke arah Serang, tetapi sempat berhenti di Danau Mas (restoran-red). Saya melihat kelima orang itu takut. Namun, saya tetap membuntuti mobil itu,” katanya saat ditemui di Mapolsek Kramatwatu, Kamis (26/4) malam.

Suami Lina yang khawatir, akhirnya menyusul untuk ikut membuntuti kawanan tersebut. Setibanya di lampu merah Kramatwatu, Lina sempat kehilangan jejak kedua mobil tersebut. Lina terus melaju sampai arah Serang. Tiba-tiba Lina melihat Rush yang dibuntutinya berhenti di depan Kompleks Mata Raya, tapi kehilangan jejak Avanza.

“Di mobil Rush itu ada tiga orang. Setelah menaruh mobilnya di Mata Raya, mereka (pelaku-red) naik angkot arah Cilegon dan berhenti di Alfamart yang ada di lampu merah Kramatwatu. Akhirnya saya menunggu pelaku keluar dan suami lapor ke Polsek Kramatwatu,” katanya.

Namun, pelaku keluar dahulu sebelum polisi datang. Lina kesal, akhirnya berteriak maling. Warga spontan datang, dua orang pelaku yang diteriaki maling mencoba melarikan diri, tapi gagal. Warga yang sigap akhirnya berhasil menangkap para pelaku.

“Pelaku dipukuli warga dan polisi mengamankan ke Polsek,” ucapnya.

Terpisah, Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Komarudin membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Kramatwatu Kompol Dudung Junaedi membenarkan adanya penangkapan tersebut lantaran mendapatkan laporan dari salah seorang warga yang terkena ganjal ATM. “Iya benar, kami telah tangkap tiga orang yang melakukan pengganjalan ATM. Dua orang berhasil melarikan diri dan kami akan lakukan pengejaran,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (27/4)

Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan roda empat dengan nomor polisi B 1546 KYP yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. “Kami juga mengamankan barang bukti lainnya seperti kartu ATM dan uang tunai,” katanya. (Adi/RBG)