Balita Tewas Tertimpa Gerbang Stadion

CIKUPA – Elbah Fairuz El Bahri (5), tewas tertimpa pintu gerbang pagar Stadion Mini Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu sore (21/4). Diduga gerbang pagar roboh lantaran menjadi sarana bermain korban bersama tiga rekannya.

Peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Balita asal Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, itu sebelumnya terlihat bermain bersama rekannya di area stadion. Korban dan tiga orang rekannya terlihat memainkan gerbang pagar stadion. Tiba-tiba, gerbang pagar roboh dan menimpa tubuh mungil korban.

“Anak-anak sedang memainkan pintu gerbang didorong terus ditarik lagi (maju mundur-red), hingga akhirnya jatuh secara tiba-tiba dan menimpa Elbah. Sedangkan, ketiga temannya tidak terkena karena dalam posisi yang berbeda,” kata Ketua RT 01, RW 01, Kampung Palahlar, Dedi, Senin (22/4).

Enam orang pemuda yang bermain sepak bola di sekitar lokasi berusaha menolong korban. Putra pasangan Romli dan Kartika ini sempat dilarikan oleh warga ke RS Harapan Mulya. Namun, korban kemudian dirujuk ke RS Ciputra Hospital lantaran luka serius di bagian kepala. “Karena korban mengalami luka parah di bagian kepala dan beberapa tulang anggota tubuhnya patah, nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan lagi,” katanya.

Dedi berharap pemerintah segera melakukan perbaikan gerbang pagar dengan menggunakan empat roda dan dua jalur. Perbaikan itu bertujuan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Gerbang seperti itu kan tidak mungkin bisa copot, jika yang membuatnya benar sesuai prosedur. Saya berharap kepada pemerintah setempat yang memiliki kewenangan untuk segera mengecek segala infrastruktur di stadion mini ini, agar bisa diantisipasi secepatnya jika ada yang membahayakan warga,” harapnya.

Terpisah, bibi Korban, Sukati (40), mengaku orangtua korban masih terlihat syok. Sebab, ibu korban berada tak jauh dari lokasi saat peristiwa nahas itu terjadi.

“Kejadiannya itu persis di depan kita-kita yang sedang ngerumpi membicarakan Pilpres 2019. Saat kejadian kita juga teriak histeris, saya juga tidak tahu itu gerbang kok bisa tiba-tiba terlepas hingga jatuh. Jika memang gerbang itu masangnya bener tidak mungkin anak-anak kecil itu bisa lepasin gerbang dari jalurnya,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan pemerintah melalui Camat Cikupa Hendar Hermawan telah menempuh penyelesaian persoalan itu secara kekeluargaan.

“Pak Camat Cikupa Hendar Hermawan dan staf telah menyelesaikan secara kekeluargaan dengan pihak keluarga ananda almarhum Elbah,” kata Taufik.

Diakui Taufik, proyek pembangunan gedung stadion mini itu ada di DTRB Kabupaten Tangerang. Tetapi, pengelolaan stadion mini itu telah diserahkan ke Pemerintah Kecamatan Cikupa. “Kami akan bantu juga perbaikan stdion mini dengan kecamatan,” katanya. (gun/nda/ags)