Lionel Messi saat Argentina melawan Prancis pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2018. Foto: FIFA

DALAM sepuluh edisi sebelumnya, Lionel Messi tidak pernah terlempar dari tiga besar Ballon d’Or dengan memenangi lima di antaranya. Namun, dominasi La Pulga di ajang pemain terbaik sejagat itu tampaknya mulai tereduksi tahun ini. Performa buruk di Piala Dunia jadi tolok ukur utama.

Sebagaimana diketahui, bomber 31 tahun itu hanya mampu membawa tim tango melaju ke-16 besar sebelum dihentikan sang juara Prancis.

Hal tersebut tergambar di rumah bursa Oddschecker. Nama Messi yang sebelum Piala Dunia digelar berada di posisi ketiga di bawah Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah, kini tergusur ke tempat keempat dengan koefisien 13. Jauh tertinggal dari CR7 yang ma sih memimpin dengan koefisien 1,25 meski dia juga hanya sampai 16 besar bersama Portugal.

Nah, penampilan memikat di Piala Dunia membuat Luka Modric dan Kylian Mbappe yang menggusur Messi. Modric yang jadi pemain terbaik di Rusia dengan koefisien 5. Sedangkan Mbappe yang berstatus pemain muda terbaik ada di posisi ketiga dengan koefisien 11.

Namun, eks striker Inggris dan rekan setim CR7 di Manchester United Wayne Rooney tidak sepakat dengan asumsi bahwa Messi sudah habis. Bahkan, striker yang kini membela klub MLS DC United itu mengatakan bahwa Messi masih lebih baik ketimbang Ronaldo.

“Saya sudah mengatakan itu sebelumnya. Keduanya (Messi dan Ronaldo, Red) adalah pemain hebat di sepak bola. Namun, di mata saya, Messi tetaplah yang terbaik,” kata striker 33 tahun tersebut. (io/jpg/gar/RBG)