Bangun Museum Multatuli, Pemkab Lebak Gaet Belanda

0
731 views
Salah satu sudut di dalam museum Multatuli.

LEBAK – Museum Multatuli adalah museum pertama anti kolonialisme di Kabupaten Lebak. Museum ini berisi tentang konten sejarah perjuangan dan gerakan anti kolonialisme yang dilakukan pejuang dari Lebak dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Lebak.

Untuk membangun muesum ini, Pemkab Lebak menggaet Belanda melalui kerjasama dengan museum Multatuli Genotschap yang ada di Belanda dalam hal konten sejarah.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi, dalam mewujudkan pembangunan Museum Multatuli ini tidak mudah, selama dua tahun lebih Pemkab Lebak mencari data-data dan koleksi untuk dipajang di museum.

“Museum Multatuli ini merupakan museum pertama antikolonialisme di Lebak, isinya bagaimana penjajah masuk di Nusantara dan dokumen surat menyurat Multatuli dengan pejabat Hindia Belanda, kondisi masyarakat Lebak dengan disertai foto-fotonya serta adanya novel Max Havelaar terbitan pertama,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, di museum Multatuli ini ada narasi tentang keadaan Kabupaten Lebak pada zaman sekarang.

Sementara itu Direktorat Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, manfaatkan museum anti kolonialisme ini, pelajari sejarahnya, bagaimana perjuangan saat melawan penjajah.

“Jadikan museum antikolonialisme ini jadi pembelajaran, agar semangat nasionalisme lebih tinggi dan bisa melawan bangsa lain ingin memecah bangsa kita,” ujarnya. (Omat/twokhe@gmail.com).