Banjir di Tangsel, Dua Bocah Tewas

Keluarga tengah mendoakan jasad Kevin Andika Daulaya yang ditemukan tewas setelah terseret banjir saluran air di Jalan H Gadung I A, RT 01 RW 15, Kelurahan Pondokranji, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu (27/4) lalu.

CIPUTAT – Banjir yang melanda Kota Tangsel menelan dua korban jiwa. Dua korban itu adalah anak-anak.

Dari data yang dihimpun, Namira (3) meninggal dunia akibat tertimpa material longsor di Perumahan Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Jumat (26/4) lalu, sekira pukul 17.00 WIB. Namira berhasil dievakuasi dari reruntuhan, namun sayang nyawanya tetap tak tertolong. Sebagian besar rumah itu hancur. Terutama di bagian depan yang memang letaknya berdekatan dengan tebing setinggi hingga delapan meter.

Korban kedua, Kevin Andika Daulaya (11) yang ditemukan tewas setelah terseret saluran air di Jalan H Gadung I A, RT 01, RW 15, Kelurahan Pondokranji, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu (27/4) lalu, sekira pukul 16.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander Yurikho menyatakan, korban Kevin, kala itu tengah bermain hujan di dekat saluran air. ”Jadi, korban itu awalnya mandi hujan. Terus, tak puas. Akhirnya, masuk ke saluran air dan terseret akibat debit air yang deras,” jelasnya.

”Kakak korban bernama Rizki, sebenarnya sudah mencoba menolong korban dengan menarik tangan adiknya. Tetapi, terlepas. Hingga akhirnya tubuh korban terseret arus air,” imbuhnya.

Ia menambahkan, adanya peristiwa tersebut, warga mencoba mencari Kevin. Saat ditemukan korban sudah tak bernyawa. ”Korban terseret sejauh 500 meter dan ditemukan di dekat batang pohon mangga,” tukasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel menyatakan, ada delapan titik lokasi bencana, baik banjir dan longsor. Terparah, lokasi di Pesona Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu ketinggian air mencapai tiga meter.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Muhammad Hasyim menyatakan delapan titik lokasi yang terkena bencana. ”Untuk lokasi yang mengalami banjir, ketinggian mencapai 50 sentimeter hingga empat meter. Genangan banjir itu sempat membuat sekitar 1.000 kepala keluarga kerepotan hingga mengungsi,” katanya.

”Banjir yang paling parah di Pesona Serpong, ketinggian mencapai tiga meter. Tim masih bersiaga, sekaligus menyuplai air bersih dan logistik untuk para korban,” tandasnya. (you/asp/sub)