Bank bjb Bidik Generasi Milenial

Melalui Tabungan bjb Tandamata SiMuda

SERANG – Bank bjb membidik kalangan mahasiswa dan pemuda berusia antara 18 hingga 30 tahun sebagai nasabah melalui produk tabungan bjb Tandamata SiMuda. Produk tabungan sekaligus asuransi ini untuk mendorong budaya menabung bagi generasi milenial.

Wakil Pemimpin Bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten Budiatmo Sudradjat mengatakan, bjb Tandamata SiMuda merupakan tabungan yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) khusus untuk mahasiswa dan pemuda. “Tabungan ini juga dilengkapi dengan fitur asuransi,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, sementara premi asuransi dibayarkan setiap tahun. Pembayaran premi pada tahun pertama gratis ditanggung oleh pihak bank. Sedangkan pembayaran premi untuk tahun berikutnya sampai dengan jangka waktu bjb Tandamata SiMuda berakhir menjadi tanggungan nasabah.

Dengan bjb Tandamata SiMuda, nasabah bebas menentukan tujuan investasi seperti pendidikan, wisata, ibadah, pensiun atau apapun tujuan dengan jangka waktu mulai dari 1 tahun sampai 12 tahun. “Bisa juga untuk modal untuk menikah, dan lainnya,” katanya.

Kata dia, nasabah juga memiliki keleluasaan dalam menentukan setoran awal dan setoran bulanan yang diinginkan mulai dari Rp100 ribu dengan kelipatan Rp100 ribu. Nasabah juga bisa melakukan setoran di luar setoran bulanan yang dapat dilakukan kapan saja dengan mekanisme transfer melalui ATM maupun teller. “Untuk tabungan ini tidak dikenakan biaya administrasi dan bunga 3,5 persen per tahun,” katanya.

Ia menuturkan, nasabah wajib memiliki rekening tabungan perorangan sebagai rekening sumber dana. Tabungan yang dapat dijadikan rekening sumber dana antara lain bjb Tandamata, bjb Tandamata Gold, bjb Tandamata Bisnis, Simpeda, dan TabunganKu. “Nanti setelah usia 30 tahun, tabungan tersebut akan secara otomatis pindah ke rekening sumber dana,” tuturnya.

Fasilitas asuransi besaran premi Rp50 ribu per tahun dan masa perlindungan asuransi setahun. Untuk biaya perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan Rp1 juta, santunan meninggal akibat sakit meninggal dunia wajar Rp1,5 juta, santunan meninggal akibat kecelakaan Rp50 juta. (Susi K/RBG)