bank bjb Rangkul Pelaku UMKM Lebak Gunakan QRIS

0
1328

LEBAK- Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan pola transaksi nontunai yang lebih cepat, praktis, dan efisien, bank bjb terus mendorong agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi.

Pada Selasa (2/2), bank bjb bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Banten, Dinas Koperasi & UMKM Banten, Dinas Pariwisata Banten, Kamar Dagang & Industri Kabupaten Lebak, dan juga Perwakilan dari Paguyuban SRC Lebak Pandeglang, menyelenggarakan dialog webinar dengan tema “Implementasi QRIS Merchant untuk Para Pelaku UMKM di Kabupaten Lebak”.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Pemimpin bank bjb Kantor Cabang (KC) Rangkasbitung Mauludin Edy, Kepala Divisi Implementasi SP dan MI Bank Indonesia Erry P Suryanto, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan MI Bank Indonesia Sugeng Siswanto, Ketua Kadin Kabupaten Lebak Hera Komaratulloh, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Yudawati, dan perwakilan Paguyuban SRC Kabupaten Lebak Agus.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, bank bjb sebagai lembaga keuangan nasional turut berperan serta dalam kampanye penggunaan QRIS ini. Tujuannya untuk memperkenalkan teknologi QRIS lebih dekat kepada masyarakat sehingga proses transformasi model bayar menggunakan QRIS dapat berjalan lebih cepat.

“QRIS adalah teknologi yang dirancang khusus sebagai alat bayar beragam jenis transaksi di masa depan. Proses peralihan pola transaksi konvensional menuju model digital, termasuk dengan menggunakan QRIS, mesti didorong sekuat tenaga demi memastikan agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki pemahaman yang baik tentang QRIS sebagai bekal untuk beradaptasi,” kata Widi dalam keterangan tertulis, Senin (1/2).

QRIS sendiri merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari BI yang dirancang agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

bank bjb sendiri telah melakukan perluasan pengaplikasian teknologi QRIS sebagai alat bayar di berbagai bidang, dari mulai bekerja sama dengan merchant/warung UMKM, pembayaran uji KIR, pembayaran retribusi pedagang pasar, retribusi parkir, pembayaran PBB-P2, dan sejumlah pembayaran lainnya.

Perluasan penerapan QRIS ini akan dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk para pelaku UMKM. Diharapkan kehadiran QRIS dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat demi mewujudkan visi cashless society di masa depan. (bie)