Bank Bukopin Relaunching KCP Rangkasbitung

Branch Manager Bank Bukopin KCU Cilegon Sofyan (pegang gunting) bersama pegawai dan tamu undangan pada acara relaunching Bank Bukopin KCP Rangkasbitung, Minggu (13/10).

LEBAK – Bank Bukopin me-relaunching Kantor Cabang Pembantu (KCP) Rangkasbitung di Jalan Patih Derus, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Rangkasbitung, Lebak, Minggu (13/10). Acara yang dimeriahkan dengan senam bersama, lomba mewarnai dan menggambar, pembagian doorprize, serta hiburan musik ini sebagai ajang sosialisasi bahwa KCP Rangkasbitung sudah memberikan layanan penuh terhadap semua produk perbankan yang ada di Bank Bukopin.

Acara dihadiri Branch Manager Bank Bukopin KCU Cilegon Sofyan, Manager Kredit Bank Bukopin KCU Cilegon Achmad Hatta, Manager Operasional Bank Bukopin KCU Cilegon Heru Setiawan, Branch Sales Manager KCP Bank Bukopin Rangkasbitung Pandu Adiguna, dan perwakilan pejabat daerah, Polres, kecamatan, serta kelurahan.

Branch Sales Manager Bank Bukopin KCP Rangkasbitung Pandu Adiguna menjelaskan, KCP Rangkasbitung sudah ada sejak Oktober 2016. Selama tiga tahun beroperasi layanan perbankannya masih terbatas, antara lain sebagai bank mitra pembayaran pensiun. “Tahun 2019 sudah full service. Semua produk dan layanan Bank Bukopin sudah dapat kami layani,” di KCP ini kata Pandu.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan mendosialisasikan lebih masif tentang Aplikasi Tabungan Wokee sebagai layanan perbankan digital yang berfungsi sebagai tabungan dan dompet elektronik. “Punya aplikasi Wokee, lupa bawa kartu tetap bisa tarik tunai di ATM. Bisa juga untuk transaksi belanja menggunakan barcode QR,” ungkap Pandu.

Pada kesempatan itu, Branch Manager Bank Bukopin KCU Cilegon Sofyan mengungkapkan, relaunching untuk menegaskan kembali serta mengembangkan eksistensi Bank Bukopin KCP Rangkasbitung yang sudah berdiri sejak 2016. Namun tadinya masih terbatas hanya pelayanan operasional biasa dengan fasilitas kredit untuk pensiunan.

“Sekarang sudah ditunjuk pejabat penanggung jawabnya Pak Pandu Adiguna sehingga bisa memaksimalkan perannya untuk memasarkan produk produk Bank Bukopin, seperti KPR dengan bunga murah, kedepannya akan di-launcing pula KPR dengan DP 0 persen,” ungkap Sofyan.

Produk perbankan lainnya, kata Sofyan, kredit serbaguna, kredit modal kerja dan investasi. Kemudian kredit usaha rakyat (KUR) mulai dari Rp50 juta sampai Rp500 juta bagi mereka yang belum pernah menikmati kredit perbankan namun usahanya butuh dikembangkan. “KUR ini cukup murah karena dengan jaminan hanya cukup sampai dengan 60 persen. Kemudian suku bunganya juga hanya 7 hingga 9 persen,” ungkapnya.

Untuk kredit mikro, lanjut Sofyan, diberikan kepada pedagang di pasar mulai dari Rp1 juta sampai Rp50 juta. Jika selama ini menyalurkan kredit mikro melalui koperasi mitra dalam Program Swamitra, sekarang Bank Bukopin dapat langsung memberikan langsung kepada individu masyarakat anggota koperasi terutama para pedagang kecil di pasar pasar tradisional. Namun dalam mekanisme penyalurannya tetap bermitra dengan koperasi-koperasi pasar yang ada.

Menurutnya, selain kredit pihaknya juga akan memaksimalkan dari sisi pendanaan melalui produk tabungan dan tabungan berhadiah. Kemudian memaksimalkan tabungan digital Wokee. Masyarakat membuka rekening tanpa harus ke bank, bahkan bisa mengambil uangnya di ATM tanpa harus pakai kartu. Semua transaksi transfer, bayar tagihan listrik, bayar tagihan PBB, bayar pajak kendaraan, bayar cicilan motor, beli pulsa, semua bisa dilakukan diaplikasi Wokee. “Kalau mau berbelanja juga bisa cukup pakai aplikasi QR code yang ada di situ. Kita promosikan semua pelayanan dan apa yang dipasarkan di seluruh Indonesia, akan ada KCP Rangkasbitung,” ungkapnya.

Sofyan menambahkan, pihaknya sangat terbuka bagi masyarakat Rangkasbitung yang ingin bergabung. Di kota ini banyak putra putri terbaik yang bisa ikut bekerja sebagai karyawan. Mereka bukan sekadar menonton, tapi punya peran bersama Bank Bukopin untuk mengambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadi bagian dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat Lebak. (aas)