Banten Bertekad Raih Prestasi di Kejurnas Paralayang Troi Seri I

SERANG – Kegagalan menuai prestasi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang KASAU Cup 2017 beberapa waktu lalu, membuat tim paralayang Banten melakukan evaluasi besar-besaran. Kini, Risman Supriyadi cs bertekad meraih prestasi terbaik pada Kejurnas Paralayang Pragliding Trip of Indonesia (Troi) Seri I 2017 yang dilangsungkan di Gunung Panten, Majalengka, Jawa Barat, Jumat-Minggu (14-16/4). Ajang itu juga sekaligus menebus kegagalan pada Kejurnas KASAU Cup 2017.

Menghadapi Kejurnas Paralayang Pragliding Troi Seri I 2017, paralayang Banten menerjunkan kekuatan penuh. Tujuh atlet paralayang Banten yang merupakan tim inti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 kembali bersatu untuk mengusung prestasi di Majalengka. Ketujuh atlet tersebut, yakni Risman Supriyadi, Aris Afriansyah, Ari Prayogo, Agus Salim, Irvan Winarya, Dwi Ali Sukoco, dan Eman Suherman.

Kepala Pelatih Paralayang Banten Anwar Permana mengatakan, tim paralayang Banten telah memiliki nama besar di kancah nasional setelah Risman Supriyadi sukses menggondol medali emas pada PON. Tentunya kegagalan pada Kejurnas KASAU Cup beberapa waktu lalu membuat tim paralayang Banten terpuruk.

“Kami telah belajar dan memetik banyak pengalaman berharaga atas kegagalan di KASAU Cup. Insya Allah di Kejurnas Troi ini kita bisa memperbaiki prestasi dan sekaligus mengembalikan citra paralayang Banten di level nasional. Secara persiapan dan tim, kami lebih siap sekarang (Kejurnas Troi-red) ketimbang pada KASAU Cup,” kata Anwar ketika dihubungi Radar Banten melalui sambungan telepon seluler miliknya, Jumat (14/4) siang.

Anwar menambahkan, dengan kekuatan penuh di Kejurnas Troi diprediksi mampu membuat tim Banten tampil leluasa dan maksimal. “Beda waktu di KASAU Cup, kami hanya menerjunkan tiga atlet. Kalau tujuh atlet turun, peluang kami untuk meraih medali semakin besar. Kami bisa tampil dua kelas, yakni perorangan dan tandem. Tentunya dengan berharap performa Risman dan Aris khususnya, kembali ke titik terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Rahmat Sodikin menyatakan, evaluasi besar-besaran telah dilakukan pasca kegagalan di KASAU Cup. Bahkan ia mengakui kualitas Risman cs telah kembali ke puncak performa. “Kami geber persiapan di Bukit Toga, Sumedang selama dua pekan tanpa jeda. Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan dan kami yakin ada peningkatan prestasi di Majalengka nanti. Apalagi anak-anak semua bertekad mengembalikan kejayaan di PON dan ini menjadi tambahan motivasi tim,” ucapnya. (Andre Adisas Putra/Radar Banten)