Atlet muaythai Banten berlatih intensif di lapangan Mako Brimob Polda Banten, Kota Serang.

SERANG-Target tinggi diusung tim muaythai Banten pada keikutsertaan di single event kejuaraan nasional (Kejurnas) V dan Liga Nasional (Lignas) Muaythai Seri VIII 2017. Tidak tanggung-tanggung, tim Banten membidik gelar juara umum pada laga yang akan dilangsungkan mulai Minggu-Jumat (17-22/12) di Hotel Rizen Kedaton, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia ( Pengprov MI) Banten Roni Alfanto mengatakan, target tinggi yang diusung tidak hanya isapan jempol belaka. Saat ini, tim muaythai Banten diperkuat sejumlah atlet-atlet andalan dengan jam terbang nasional dan internasional.

“Kami telah menyiapkan 18 petarung. Sembilan petarung akan tampil dikategori senior, delapan petarung turun di kelompok junior, dan satu atlet di kategori cadet. Atlet-atlet yang akan kita bawa nanti merupakan yang terbaik,” kata Roni kepada Radar Banten, Kamis (14/12).

Roni menambahkan, dua atlet pelatda jangka panjang (PJP) KONI Banten 2017, yakni Madlani (kelas 54 kilogram putra) dan Mia Amalia (kelas 54 kilogram putri) menjadi tumpuan utama tim Banten di event tersebut. Khusus Madlani, selain tercatat sebagai atlet PJP KONI Banten, Madlani juga merupakan atlet Pelatnas Asian Games 2018.

“Madlani memiliki pengalaman dan jam terbang yang mumpuni. Madlani juga tercatat sebagai tim muaythai Indonesia di SEA Games 2017, Malaysia. Bukan sesumbar, tapi kalau melihat jam terbang dan pengalaman serta kualitasnya, saya yakin Madlani mampu bersaing merebut medali emas. Begitu juga untuk Mia Amalia yang sudah sarat pengalaman baik di level nasional ataupun internasional. Selain itu, kami juga memiliki atlet potensial yang diprediksi mampu membuat kejutan, yaitu Dede Dina Mariana (kelas 56 kilogram putri), Miftahul Jannah (kelas 50 kilogram putri), dan Isnawati (kelas 45 kilogram putri),” imbuh pria yang juga anggota DPRD Kota Serang itu.

Ia berharap, belasan atletnya ini tampil all-out demi mengharumkan Banten di kancah nasional. “Atlet yang kami terjunkan nanti rata-rata masih pelajar semua. Makanya, kami berharap para atlet main habis-habisan karena mereka akan kami siapkan untuk kejuaraan tingkat nasional seperti PON Remaja dan PON XX Papua 2020,” tuntas Roni.

Pelatih Muaythai Banten Wiwid Widiana mengungkapkan, para anak didiknya masih menjalani pemusatan latihan di dua tempat, yakni di Kota Serang dan Kota Tangerang.
“Sebagian atlet latihan di Kompleks Bungur Cinanggung, Kota Serang, dan di Kota Tangerang. Program latihan saat ini tinggal pemantapan teknik saja, seperti teknik pukulan, tendangan, dan sapuan. Kalau fisik mah tinggal dijaga saja dengan latihan sprint jarak jauh dan pendek,” ucapnya. (Andre AP/RBG)