Banten Diprediksi Masuk 10 Besar

0
526 views
Kepala Dinas Pangan Sumatera Barat Efendi (kiri) saat berbincang dengan perwakilan kafilah Banten di ruang kerjanya, Kamis (19/11).

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVIII

Pengumuman pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVIII di Kota Padang akan dilaksanakan pada pada Jumat (20/11) malam. Prestasi Banten diprediksi masuk ranking sepuluh besar.

Laporan: Aas Arbi – Padang

Prediksi tersebut berdasarkan jumlah finalis pada babak final Kamis (19/11). Banten hanya menempatkan tujuh peserta yang menjadi finalis dari total 46 perlombaan yang diikuti. Prestasi ini menempatkan Banten pada peringkat enam perolehan finalis. Peringkat pertama hingga kesepuluh secara berurutan, pertama Sumatera Barat 23 finalis, DKI Jakarta 23 finalis, Jawa Barat 15 finalis, Jawa Timur 13 finalis, Kepulauan Riau delapan finalis, Banten tujuh finalis, Sumatera Utara tujug finalis, Jawa Tengah enam finalis, Sulawesi Selatan empat finalis, dan kesepuluh Riau empat finalis.

Semua finalis sudah dipastikan sebagai juara.  Namun untuk penentuan juara pertama, kedua, dan ketiga di setiap cabang/golongan lomba tergantung nilai yang diperoleh pada babak final.

Provinsi dengan finalis terbanyak memiliki peluang menjadi juara umum yang ditentukan berdasarkan perolehan poin.

Juara pertama mendapatkan lima poin, juara dua tiga poin, dan juara tiga satu poin.

Dari 32 provinsi yang ikut MTQ Nasional XXVIII, hanya 22 provinsi yang berhasil menempatkan pesertanya pada babak final. Sementara tujuh finalis Banten yaitu pada cabang qiraat Alquran golongan qiraat mujawwad dewasa putra (Ahmad Fauzi). Kedua, cabang qiraat Alquran golongan qiraat murattal dewasa putri (Elsa Ayu Damayanti). Ketiga cabang hifzh Alquran golongan lima juz dan tilawah putri (Sumayyah el-Khansa). Keempat cabang fahmil Quran putri (Nurul Fadilah, Aysyah Shaima, Fayza Maulidia). Kelima cabang khath Alquran golongan naskah putra (Mualimin). Keenam cabang khath Alquran golongan hiasan mushaf putra (Ngaliman). Ketujuh cabang khath Alquran golongan hiasan mushaf putri (Rahmawati). Mereka sudah dipastikan sebagai juara. Namun untuk penentuan juara pertama, kedua, dan ketiga di setiap cabang/golongan lomba tergantung nilai yang diperoleh pada babak final.

FAHMIL QURAN JUARA DUA

Tim putri musabaqah fahmil Quran Banten berhasil meraih juara dua pada babak final, Kamis (18/11), di auditorium Universitas Negeri Padang. Nurul Fadilah, Aysyah Shaima, dan Fayza Maulidia yang menempati grup C memperoleh nilai akhir 920. Lawannya, grup A tim Bangka Belitung 565 dan grup B tim Jawa Timur 1.170.

Tim Banten sudah berusaha mengejar ketertinggalan nilai saat babak soal rebutan sebanyak 14 soal. Namun hanya mampu merebut tiga soal sehingga memiliki tambahan nilai 300.  Sementara tim Jawa Timur hanya menjawab dua soal rebutan dan tim Bangka Belitung dikurangi 100 nilainya karena salah menjawab soal rebutan.

Aysyah Shaima sebagai juru bicara tim fahmil Quran Banten merasa bersyukur dengan menempati juara kedua cabang musabaqah fahmil Quran.

Hal yang sama disampaikan Hayani, pembina fahmil Quran Kafilah Banten. “Alhamdulillah. Juara dua patut disyukuri. MTQ Nasional yang lalu tim fahmil putri tidak juara. Sekarang  juara,” ungkap Hayani.

USAHA MAKSIMAL

Dibandingkan dengan babak final MTQ Nasional XXVII 2018 di Sumatera Utara, Banten memiliki 15 finalis dan berhasil sebagai juara kedua dengan 51 poin dari pencapaian enam emas, enam perak, dan tiga perunggu.

Sedangkan pada babak final MTQ Nasional XXVI 2016 di Nusa Tenggara Barat, Banten 19 finalis dan berhasil menjadi juara umum.

Ketua Kafilah Provinsi Banten, Prof Sholeh Hidayat berharap finalis Banten yang sudah tampil maksimal hingga tadi malam mendapatkan prestasi terbaik. “Fahmil Quran dapat juara dua. Mudah-mudahan enam finalis lagi dapat juara pertama sehingga Banten bisa di peringkat lima besar,” ungkap Sholeh.

Sekretaris Kafilah Banten Uesul Qorni menambahkan, usaha untuk memperoleh target juara umum telah dilaksanakan maksimal. “Persaingan sangat ketat,” katanya.

Kemarin, Sholeh Hidayat bersama perwakilan kafilah Banten melalukan pertemuan dengan kepala Dinas Pangan Sumatera Barat Efendi di kantor Dinas Pangan. Silaturahmi itu karena Dinas Pangan Sumbar sebagai liaison officer (LO) Kafilah Banten. “Kepala Dinas Pangan menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelayanan kurang maksimal. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang sudah diberikan dan kami rasakan sangat baik,” kata Sholeh.

MTQ Nasional XXVIII yang gelar sejak Sabtu (12/11) akan ditutup pada Jumat (20/11) malam oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin secara virtual. Penutupan dan pengumuman pemenang bertempat di Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang. (*)