Banten Gondol 19 Medali di Kejurnas Satria Remaja II 2017

Tim angkat besi Kejurnas Satria Remaja Banten berfoto bersama usai pengalungan medali di GOR Pemuda, Yogyakarta, Minggu (5/11) siang. FOTO: TIM ANGKAT BESI BANTEN FOR RADAR BANTEN

SERANG – Tim angkat besi remaja Banten sukses menggondol 19 keping medali dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Satria Remaja II 2017 yang digelar di GOR Pemuda, Yogyakarta, Sabtu-Minggu (4-5/11). Ke-19 keping medali tersebut yakni empat medali emas, enam perak, dan sembilan perunggu.

Empat keping medali emas masing-masing diraih Muhammad Nandy (kelas 77 kilogram) dengan dua keping medali emas yang diraih dari angkatan clean and jerk seberat 135 kilogram dan total angkatan seberat 237 kilogram. Dua keping medali emas lainnya direngkuh Alif Wildan Hanaf (kelas +85 kilogram) masing-masing dari angkatan clean and jerk seberat 133 kilogram dan total angkatan seberat 233 kilogram.

Enam keping medali perak dipersembahkan, Muhammad Nandy (kelas 77 kilogram) dari angkatan snatch seberat 102 kilogram, Alif Wildan Hanaf (kelas +85 kilogram) dari angakatan snatch seberat 100 kilogram, Bramaldi (kelas 62 kilogram) dari angkatan snatch seberat 93 kilogram, clean and jerk seberat 115 kilogram, dan total angkatan seberat 208 kilogram, serta Deni Ardiansyah (kelas 46 kilogram) dari angkatan clean and jerk seberat 50 kilogram.

Sementara, sembilan keping medali perunggu disumbang Alya Maulida (kelas 36 kilogram putri) dengan tiga keping medali perunggu dari angkatan snatch 26 kilogram, clean and jerk 30 kilogram, dan total angkatan 56 kilogram. Rizky Juniansyah (kelas 62 kilogram) juga menyumbangkan tiga keping medali perunggu dari angkatan snatch 92 kilogram, clean and jerk 112 kilogram, dan total angkatan 204 kilogram. Serta M Renaldi (kelas 85 kilogram) dari angkatan snatch 70 kilogram, clean and jerk 80 kilogram, dan total angkatan 150 kilogram.

Pelatih Angkat Besi Banten Mohammad Yasin mengaku bangga dan puas atas torehan 19 keping medali tersebut. “Ini (hasil-red) sangat di luar perkiraan kami. Bahkan, bisa dibilang hasil ini sejarah pertama angkat besi Banten berhasil membawa pulang 19 keping medali dari Kejurnas Satria Remaja. Di kejurnas lalu, kami hanya bisa membawa sembilan keping medali saja. Ini kejutan yang sangat luar biasa,” kata Yasin berapi-api ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (5/11) sore.

Yasin menambahkan, hasil ini juga akan menjadi bekal Pengprov Pabbsi dalam menghadapi PON Remaja II Kalimantan Timur 2018. “Besar kemungkinan yang diterjunkan di PON Remaja II nanti adalah peraih medali di kejurnas ini. Tapi, kami tetap akan memperbarui data dan prestasi atlet. Kan masih ada setahun lagi menuju PON Remaja. Kita juga akan memantau perkembangan lifter lainnya,” tutur mantan atlet SEA Games itu.

Sementara itu, Manajer Angkat Besi Remaja Banten Albert menyatakan, Pengprov Pabbsi Banten akan bekerja lebih keras lagi untuk mencetak lifter-lifter muda potensial guna menghadapi event nasional ke depan. “Hasil ini menjadi pelecut semangat atlet, pelatih, dan pengurus untuk semakin giat melakukan pembinaan. Ini bukti bahwa Banten memiliki potensi yang sangat luar biasa. Bila ditekuni dan dibina dengan benar serta ditunjang dengan program pembinaan berkelanjutan, kami yakin Banten bisa melahirkan lifter-lifter berprestasi di semua level,” ucapnya. (Andre AP/RBG)