Bantu Padamkan Kebakaran, Empat Warga Tersengat Listrik

0
68
Warga memadamkan api rumah Karno yang terbakar di Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan, Kamis (21/9). FOTO: BPBD KABUPATEN SERANG FOR RADAR BANTEN

PAMARAYAN – Nasib sial dialami empat warga Desa Kebon Cau, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Kamis (21/9) malam. Keempatnya tersengat listrik dari kabel yang terkelupas saat membantu memadamkan api rumah tetangganya yang terbakar. Beruntung, kejadian itu tidak sampai merengut nyawa.

Empat warga itu antara lain bernama Jarwan (45), Lebar (29), Kamhar (45), dan Ucing (35). Mengetahui rumah milik tetangganya, yakni Karno, kebakaran sekira pukul 17.00 WIB, mereka berbondong-bondong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Nahas, saat mereka berusaha memadamkan api, kabel rumah milik Karno terbakar hingga terkelupas. Sontak, kondisi itu membuat aliran listrik merambat dan menyengat tubuh mereka yang sedang menumpahkan air dari ember untuk memadamkan api. Keempatnya langsung kejang-kejang, sampai akhirnya dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski demikian, api berhasil dipadamkan warga beberapa jam kemudian. Namun, Karno harus meratapi nasib karena semua harta miliknya sudah tidak bersisa. Rumah beserta isinya hangus. Termasuk satu unit kendaraan roda dua berjenis Yamaha Jupiter MX.

Menurut Camat Pamarayan Supriyanto, kebakaran di rumah warganya itu berasal dari korsleting listrik. Sebelum kebakaran, Karno sempat memasak nasi menggunakan penanak nasi kemudian ditinggal pergi. “Yang terbakar semua, material, perabot rumah tangga, motor Jupiter MX, pakaian, alat elektronik, dan lainnya,” ungkap Supriyanto kepada Radar Banten, Jumat (22/9).

Beruntung, kata Supriyanto, peristiwa kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kata dia, rumah yang terbakar dihuni lima orang, yakni Karno dan istri beserta tiga anaknya yang selamat tanpa mengalami luka-luka.

“Warga yang tersengat listrik juga selamat setelah dilarikan ke puskesmas. Alhamdulillah, sekarang sudah membaik,” tegasnya.

Atas kejadian itu, menurut Supriyanto, kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta. Ia pun sudah melaporkan kejadian itu kepada Pemkab Serang serta sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Dinas Sosial (Dinsos), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan anggota melakukan assessment di lokasi kejadian. Menurutnya, penyebab kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Nana juga mengaku, sudah menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran berupa satu dus air mineral, dua dus mi instant, tiga buah kompor, empat buah alat dapur, lima paket sandang, dan enam pak biskuit. “Bantuannya diterima langsung oleh Kepala Desa Kebon Cau dan korban,” ujarnya. (Rozak/RBG)