Bantu Warga Bekerja, Bangun Jasa Outsourcing

TANGERANG – Berada di kawasan mega proyek pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) II, Pemerintah Desa Salembaranjati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ingin mengentaskan pengangguran dan membantu warganya agar terserap sebagai tenaga kerja di pembangunan proyek-proyek tersebut. Mewujudkan hal itu, Pemdes berencana membangun unit usaha jasa outsourcing yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja.

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Salembaranjati Dedi Wahyudi mengatakan, ke depan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan para pengembang dan pengusaha industri yang ada. Dia menjelaskan sekarang ini sudah berjalan mega proyek kawasan hunian PIK II, akibatnya banyak warga yang terdampak dan lahan pekerjaanya banyak yang tertutup.

“Kami berharap tertutupnya lahan pekerjaan itu, warga desa bisa diserap pihak pengembang sebagai tenaga kerja baru. Maka itu kami akan coba kerja sama dengan mereka,” katanya di kantor desa, Kamis (3/10).

Dedi menambahkan, jika unit usaha outsourcing sudah terbentuk maka akan dibagi pengelompokan sesuai kategori yang juga disesuaikan dengan kompetensi tenaga kerja yang ada melalui test.

“Sumber daya manusia yang berada di atas rata-rata akan kita salurkan sesuai dengan kemampuan dan pendidikannya. Tetapi jika yang di bawah rata-rata, nanti akan coba kami salurkan kepada para pengembang dijadikan sebagai tenaga kebersihan, keamanan dan jasa rumah tangga,” tambahnya.

Disamping itu, selain membangun unit usaha outsourcing, desa yang memiliki luas wilayah sekira 384 hektare dengan penduduk 5.363 jiwa itu juga disibukan persiapan membangun gedung sarana olahraga untuk masyarakat. Gedung yang akan dibangun berada di Kampung Rawa Lumpang  RT 1 RW 19, dengan tanah seluas 100 meter persegi dan ukuran gedung sekira 18 x 20 meter. Untuk anggaran pembangunan gedung diperkirakan mencapai Rp550 juta lebih yang akan dibangun tahun ini.

“Tahun ini akan kita bangun, targetnya tiga bulan selesai. Selain untuk sarana olahraga, gedung tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat desa,” pungkasnya. (pem/rb/adm)