Bantuan Covid-19 Terus Mengalir ke Pemkot Cilegon

0
759 views
Staf BPBD Kota Cilegon menggotong bantuan yang berasal dari Bank bjb berupa alat pelindung diri (APD), Kamis (14/5).

BJB Sumbang Barang Senilai Rp150 Juta

CILEGON – Bantuan untuk penanganan Covid-19 terus mengalir dari berbagai pihak kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Kemarin, bantuan datang dari Bank BJB senilai Rp150 Juta.

Bantuan berupa sejumlah barang-barang kesehatan itu diberikan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Kamis (14/5) kepada Walikota Cilegon Edi Ariadi dan langsung didistribusikan ke kecamatan dan Puskesmas.

Pemimpin Cabang Bank BJB Kota Cilegon M Hartami menjelaskan, Bank BJB memberikan bantuan berupa uang, kemudian, bekerjasama dengan BPBD Kota Cilegon, uang tersebut dibelikan sejumlah barang yang dibutuhkan oleh Pemkot Cilegon.

“Kita untuk pembelian ini semua alat-alat susah, kita minta bantuan sesuai kebutuhan BPBD,” ujar Hartami usai memberikan bantuan.

Kemudian, uang senilai Rp150 juta itu dibelikan hazmat, westafel protable, masker bedah, sarung tangan latex, thermo gun, face shiled, Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, dan set disinfektan.

Ia melanjutkan anggaran yang digunakan merupakan bentuk Corporat Social Responsibility (CSR) bank daerah milik Jawa Barat dan Banten tersebut. “Kami juga memberikan bantuan untuk korban banjir sebesar Rp50 juta,”  ujarnya.

Selain dari Bank BJB, bantuan pun datang dari PT Askrindo. Perusahaan yang bergerak dibidang asuransi itu menyumbangkan sejumlah barang senilai Rp25 juta.

“Di Kota Cilegon kita khusus untuk korban banjir,” ujarnya.

Sebelumnya, bantuan pun mengalir dari PT Krakatau Posco (KP), dimana bantuan berupa alat rapid test sebanyak 900 unit serta bantuan 2.000 paket sembako.

Bantuan juga mengalir dari PT Krakatau Steel (KS). Perusahaan baja itu memberikan bantuan masker medis dan sarung tangan dengan total bantuan 267.000.

Bantuan itu terdiri dari surgical mask sebanyak 240.000, KN 95 Mask sebanyak 10.000, PM 2,5 Mask sebanyak 3.000, dan sarung tangan 14.000.

Selanjutnya, bantuan juga mengalir dari PT Indo Raya Tenaga. Bantuan yang di berikan berupa 1 Set Packaged Hepa Filter dan 1 Set Sistem Hepa Filter.

Walikota Cilegon Edi Ariadi pun mengaku telah  banyak bantuan yang telah diterima Pemkot Cilegon.  Bahkan ia berseloroh jika BPBD membutuhkan gudang untuk menampung bantuan-bantuan tersebut.

“Besok-besok juga banyak lagi bantuan,” ujarnya.

Namun, lanjut Edi, saat ini yang masih sangat dibutuhkan oleh Pemkot Cilegon adalah alat rapid test. Menurutnya Pemkot Cilegon masih kesulitan untuk membeli alat tersebut. (bam)