Banyak Pekerja Dirumahkan, Desa Butuh BLK

Warga mengikuti kegiatan posyandu di depan gedung yang disiapkan untuk BLK, Minggu (28/6).

KRAGILAN – Pemerintah Desa (Pemdes) di kawasan Serang Timur membutuhkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dinilai solusi atas banyaknya pekerja yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan H Muhamad Iksan kepada Radar Banten di kediamannya, Minggu (28/6). Iksan mengungkapkan, di wilayahnya ada ratusan pekerja yang terkena pengurangan karyawan dari perusahaan. “Makanya kami sangat membutuhkan BLK,” ujar Iksan.

Menurut Iksan, BLK bisa menjadi solusi atas banyaknya warga yang dirumahkan dampak pandemi Covid-19. Pihaknya sudah berencana membentuk BLK karena dinilai sudah memenuhi infrastruktur pembentukan BLK, seperti sudah memiliki lahan 150 meter persegi, serta merupakan kawasan industri. “Kita tinggal kekurangan di sumber daya manusia (SDM)-nya,” terangnya.

Iksan mengakui, pihaknya belum berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai rencana pembentukan BLK di wilayahnya. Namun, pihaknya sudah menyiapkan anggaran pembentukan BLK dari Dana Desa. “Saya belum bisa pastikan berapa anggarannya, tapi saya yakin bisalah,” ujarnya.

Namun, diakui Iksan, pihaknya masih mempunyai kekurangan dalam pembentukan BLK, seperti belum adanya mesin las untuk pelatihan ngelas, alat pemotong untuk pelatihan mebeuler, dan alat mesin lainnya. “Nanti kalau sudah berjalan, kita bisa jalin kerjasama dengan perusahaan terkait SDM yang sudah punya skill,” katanya.

Untuk mewujudkan terbentuknya BLK, Iksan berencana mengundang pelatih dari luar daerah untuk membina warga yang ikut pelatihan BLK di desa. “Semoga ini terwujud dan jadi solusi atas banyaknya pengangguran,” harapnya.

Terpisah, Kades Koper, Kecamatan Cikande, Sana Jaya mengaku, saat ini pihaknya berencana membentuk BLK. Namun, ia mendukung jika ada program BLK sebagai langkah alternatif ketika mulai ada keluhan warga terkait pengangguran. (mg06/zai)