Banyak Perusahaan di Cilegon Tak Lapor Rekrutmen Tenaga Kerja

Aksi buruh di Kota Cilegon.

CILEGON – Ratusan perusahaan di Kota Cilegon belum melaporkan ketika membuka perekrutan tenaga kerja. Padahal bila dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), bisa segera ditindaklanjuti ke masyarakat yang membutuhkan.

Kasi Penetapan Tenaga Kerja Dalam Negeri Disnaker Kota Cilegon Wawan Gunawan mengakui masih banyaknya perusahaan yang belum melaporkan kegiatan rekrutmen tenaga kerja. “Kita akui hal itu, sampai dengan saat ini banyak banget perusahaan yang belum lapor masalah lowongan,” katanya, Jumat (23/3).

Dengan jumlah industri yang mencapai ratusan, hanya beberapa saja yang melaporkan adanya kegiatan perekrutan di perusahaan. “Seperti pada tahun 2016, kita baru bisa menempatkan pencari kerja sebanyak 711 pencari kerja kepada industri yang ada di Cilegon ini, sementara tahun 2017 memang meningkat sekitar 1.108 orang,” ujarnya.

Jika perusahaan bisa melaporkan kegiatan rekrutmen kepada Disnaker, Wawan yakin akan lebih banyak masyarakat punya kompetensi bisa terserap di dunia kerja. “Coba saja, satu perusahaan merekrut tida sampai lima orang, dikali dengan jumlah perusahaan yang ada di Cilegon. Jumlah pencari kerja sebenarnya akan tertutup setiap tahunnya. Berarti kan kalau kaya gitu banyak perusahaan yang belum melaporkan ketika ada lowongan kerja,” katnaya.

Untuk mengontrol perusahaan supaya melaporkan ketika ada rekrutmen, kata Wawan, banyak kendala yang dihadapi lantaran kewenangan pengawasan ada di Disnaker Provisi Banten. “Data berapa jumlah perusahaan, jumlah karyawan se-Cilegon itu bisa kelihatan dari laporan. (Tidak ada laporan) itu yang menjadi kendala kami,” katanya.

Wawan mengungkapkan, pada tahun lalu para pencari kerja yang tercatat sebanyak 6.268 orang, sementara yang keterima bekerja sebanyak 1.108 orang. “Itu juga memang tidak terhitung sih, pencari kerja dan sudah bekerja di Serang, Tangerang, Jakarta. Bahkan, ada yang usaha juga kalau tercatat ya sekitar 1.500 oranglah yang sudah bekerja,” katanya.

Semetara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cilegon Ade Setiana mengatakan, beberapa kali pihaknya melakukan sosialisasi kepada perusahaan agar melaporkan kegiatan rekrutmen kepada Disnaker. “Sekarang masih banyak banget perusahaan yang belum lapor kepada kita,” katanya.
Kata Ade, memang tidak ada pidana bagi perusahaan yang tidak melaporkan rekrutmen kepada Disnaker. Namun, pihaknya akan melakukan teguran kepada perusahaan tersebut. “Kita kan memang belum ada peraturan yang mengatur itu. Kalau masih tetap membandel, tentunya kita akan permasalahkan,” tandasnya. (mg02/ibm/dwi/RBG)