Bappeda Banten: Pembangunan Banten Lima Tahun ke Depan

0
107

1. Bappeda Banten

SERANG – Pemprov Banten tengah melakukan akselerasi pembangunan lima tahun ke depan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Pemprov Banten tengah fokus melakukan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Dengan mengusung visi Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhlaqul karimah, Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh elemen masyarakat Banten untuk menyatukan tekad dan langkah untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan Banten yang merata. “Saya ingin membangun pemerintahan untuk rakyat dan dari rakyat. Ayo sama-sama kita membangun Banten yang kita cintai,” katanya dalam beberapa kesempatan.

Gubernur yang akrab disapa WH ini menegaskan, program lima tahun ke depan bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy akan menekankan tiga progam prioritas yaitu kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. “Tata kelola pemerintahan, keuangan dan pembangunan aparatur yang bersih dan bertanggung jawab juga menjadi komitmen Gubenrur dan Wakil Gubernur. Maka dari itu saya berharap seluruh OPD semangat dan sungguh-sungguh dan kembali membangun pemerintahan yang menjadi harapan publik,” katanya.

 

Selain itu, mantan Walikota Tangerang dua periode ini juga berkomitmen bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas praktik korupsi di lingkungan Pemprov Banten. “Kita putus mata rantai korupsi. Jangan sampai ada hari ini dan ke depan mata rantai korupsi itu membuat Banten tertinggal,” ujarnya.

“Penegasannya dalam RPJMD saya berharap DPRD memberikan dukungan penuh. Ayo sama-sama kita bangun Banten, tidak ada lagi tarik menarik kepentingan antar kepala daerah. Kita sama-sama bangun Banten,” sambung Gubernur kelahiran 14 Agustus 1954 ini.

2. Bappeda Banten

Senada ditegaskan Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Menurutnya, program yang akan dilaksanakannya bersama WH sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2017-2022 yang disahkan pada Selasa (24/10) lalu. “Saya dan Pak Gubenur (Wahidin Halim-red) mohon doa dan dukungan agar kita bisa mewujudkan pembangunan sesuai harapan yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022,” kata Andika.

Andika memaparkan prioritas pembangunan lima tahun di Banten di antaranya, pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan. Ia juga menjelaskan detail langkah yang akan dilakukan dalam menerjemahkan prioritas program yang akan dilaksanakan selama masa kepemimpinannya.

Bahkan, Andika menegaskan bahwa sektor pembangunan di pendidikan dapat terkejar dalam waktu lima tahun. “Kami menargetkan untuk membereskan bidang pelayanan pendidikan ini dalam lima tahun ke depan,” kata pria yang masih menjabat sebagai ketua Karang Taruna Banten ini.

Untuk itu, mantan anggota DPR RI ini menegaskan agar semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi Banten bisa menerjemahkan RPJMD tersebut sesuai tugas dan fungsinya. “Saya berharap kepala OPD fokus pada kinerjanya sesuai RPJMD yang telah ditetapkan sampai 2022,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Banten Hudaya Latuconsina mengatakan, RPJMD Banten 2017-2022 merupakan bagian pentahapan pelaksanaan pembangunan lima tahunan yang harus selaras dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) tahun 2005 – 2025, RPJMN tahun 2015 – 2019 dan RTRW tahun 2010 – 2030.

RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang berfungsi untuk mengarahkan pembangunan daerah dalam jangka waktu lima tahun ke depan. “Ada tiga program prioritas seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang akan diarahkan dan hendak hendak dicapai dalam lima tahun mendatang,” katanya.

Menurutnya, sebagaimana tertuang dalam RPJMD Banten penyelenggaraan pembangunan daerah selama periode lima tahun guna mencapai visi misi dan program pembangunan yang telah disusun. Karenanya, sinergistas perencanaan pembangunan daerah antara perencanaan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten/kota serta dengan provinsi yang berbatasan menjadi hal yang penting. (ADVERTORIAL/BAPPEDA PROVINSI BANTEN)